Xi Jinping Tawarkan 3 Poin Perdamaian Palestina-Israel, Langkah Serius?

by | Jun 16, 2023

China | Israel | Palestina | Perdamaian | Politik | Xi Jinping

FOMOMEDIA – China siap menjadi mediator perdamaian Palestina-Israel. Usaha yang dilakukan oleh negeri Tirai Bambu itu memang bagus. Namun, apakah serius?

Presiden China Xi Jinping baru-baru ini bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Beijing pada Rabu (14/6/2023). Kedua pimpinan negara itu membahas beberapa hal penting, salah satunya tentang konflik Palestina dan Israel.

Xi Jinping yang menjadi tuan pertemuan tersebut menyodorkan tiga poin tawaran perdamaian untuk Palestina-Israel.

“China siap memainkan peran positif untuk membantu Palestina dalam mencapai rekonsiliasi internal dan mempromosikan pembicaraan damai,” kata Xi Jinping, dikutip dari CNN Indonesia.

Tawaran pertama dari Xi Jinping adalah menyerukan Palestina bisa merdeka berdasarkan perbatasan yang disepakati tahun 1967. Perbatasan tahun tersebut adalah adanya garis demarkasi yang sudah disepakati dalam Perjanjian Gencatan Senjata 1949. Dalam perjanjian tersebut Israel telah bersepakat dengan negara-negara tetangganya seperti Mesir, Yordania, Lebanon, dan Suriah.

Dengan merujuk pada perjanjian tersebut, Xi Jinping mengajukan supaya Yerusalem timur dinyatakan sebagai ibu kota Palestina.

Poin kedua yang ditawarkan pria kelahiran Beijing, Tiongkok, 15 Juni 1953, adalah meningkatkan pembangunan dan bantuan kemanusiaan kepada Palestina. 

Kemudian, poin ketiga yakni desakan diakhirinya tindakan provokatif. Dalam poin ketiga ini, Xi Jinping juga menekankan adanya penciptaan kondisi pembicaraan damai melalui pertemuan internasional berskala besar.

Adanya tiga tawaran proposal dami tersebut tentu saja sebagai bentuk hubungan bilateral antara China dan Palestina. Dalam pertemuan kedua presiden tersebut, diumumkan juga adanya pembentukan kemitraan strategis kedua negara.

“China dan Palestina adalah teman baik dan mitra baik yang saling percaya dan mendukung,” kata Xi Jinping.

“Menghadapi dunia yang berubah [dengan peristiwa yang belum pernah terlihat sebelumnya] dalam 100 tahun, serta perubahan baru di Timur Tengah, China bersedia memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Palestina untuk mempromosikan solusi awal, komprehensif, adil, dan abadi untuk masalah Palestina,” lanjut Xi Jinping.

Sempat Diragukan

China belakangan ini memang sangat vokal dalam masalah penyelesaian konflik Israel dan Palestina. Negara tersebut terus berusaha memediasi konflik di negara Timur Tengah itu.

Namun, pertemuan antara Xi Jinping dan Mahmoud Abbas sempat diragukan oleh beberapa pihak. Bahkan, pertemuan tersebut dianggap sebagai momen China untuk bisa memperkokoh kedudukannya di panggung dunia.

“Kunjungan kenegaraan presiden Otoritas Palestina ke China diyakini bahkan oleh pejabat senior Palestina bertujuan untuk memperkuat kepercayaan Beijing di panggung dunia, daripada upaya serius untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Israel-Palestina,” tulis laporan The Guardian.

Abbas memang dijadwalkan berkunjung selama empat hari ke China. Beijing dianggap mampu menengahi konflik kedua negara tersebut setelah berhasil menengahi ketegangan antara dua kutub agama dan geopolitik utama Timur Tengah, Arab Saudi, dan Iran.

“Tetapi sumber-sumber Palestina dan Israel mengatakan kepada Guardian bahwa perjalanan profil tinggi Abbas lebih tentang memoles kedudukan presiden China, Xi Jinping, sebagai negarawan global, dan terobosan diplomatik tidak diharapkan,” lanjut The Guardian.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Xi Jinping Tawarkan 3 Poin Perdamaian Palestina-Israel, Langkah Serius? […]

[…] Xi Jinping Tawarkan 3 Poin Perdamaian Palestina-Israel, Langkah Serius? […]