Worldcoin: Ketika Koin Kripto dan AI Bersatu

by | Jul 26, 2023

Artificial Intelligence | Cryptocurrency | Internasional | Kripto | Sam Altman | Teknologi | Worldcoin

FOMOMEDIA – Worldcoin mengawinkan koin kripto dan AI jadi solusi masalah perbedaan identitas. Namun, proyek ini dianggap rawan penyelewengan.

CEO OpenAI Sam Altman tak pernah bosan mengotak-atik dunia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Terbaru, pria kelahiran Chicago, Amerika Serikat, 22 April 1985, itu meluncurkan koin kripto bernama Worldcoin pada Senin (24/7/2023).

Peluncuran token tersebut merupakan bagian dari proyek yang mengintegrasikan koin kripto dan AI. Integrasi tersebut berkaitan erat dengan identitas pemilik koin yang bisa membedakan antara manusia sungguhan dengan sistem AI.

Menurut laporan The Guardian, orang-orang yang mendaftar ke skema Worldcoin melalui aplikasi pada pekan ini akan menerima hibah sebanyak 25 token atau setara Rp774 ribu. Setelah para pengguna memindai mata, mereka akan mendapatkan ID Dunia yang menunjukkan mereka benar-benar nyata dan unik.

Andalkan Biomentrik

Worldcoin yang dipimpin oleh Sam Altman dan Alex Blania tersebut mengandalkan biometrik dan sistem proof-of-personhood, yakni menggunakan perangkat keras khusus yang disebut “Orb”.

Orb tersebut bisa digunakan untuk memverifikasi identitas seseorang lebih akurat dibanding dengan metode kata sandi atau sidik jari. Selain itu, adanya sistem tersebut digadang lebih aman dalam mencegah adanya pencucian uang dan kecurangan lainnya.

Ketika para pengguna sudah melakukan verifikasi sistem Orb tersebut, mereka akan bisa mendapatkan akses ke World App. Aplikasi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan pembayaran, pembelian, dan transfer secara global menggunakan aset digital dan mata uang tradisional.

Menurut data CoinMarketCap, sejak pertama kali diluncurkan Worldcoin yang memiliki kode WLD telah memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp367 triliun lebih. Dengan total tersebut, selama tiga hari terakhir harga WLD terus naik. Bahkan, tidak sampai 24 jam setelah peluncuran, WLD sempat menyentuh Rp49 ribu sebelum mengalami koreksi dengan harga Rp36 ribu saat artikel ini ditulis.

Sementara itu, total sebanyak 143 juta token akan dijual dengan pembagian 100 juta untuk para pelaku pasar dan sisanya untuk para investor yang sudah melakukan verifikasi menggunakan mata mereka.

Dengan melihat tingginya kapitalisasi pasar dan animo para pengguna kripto, bukan tak mungkin WLD akan terus naik. 

Janji Melindungi Privasi?

Metode pemindaian iris dianggap memang paling ampuh dalam menangani masalah identitas. Namun, bukan berarti penggunaan biometrik pemindaian iris bisa berisiko mengancam privasi setiap individu atau penggunanya. 

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin. Menurutnya, para pengguna Worldcoin supaya lebih berhati-hati dalam menghadapi motif bisnis terbaru itu. 

ID Dunia yang ditawarkan oleh Worldcoin dianggap akan sulit diakses oleh semua orang. Pasalnya, untuk mendapatkan perangkat keras Orb pun bisa jadi tidak mudah bagi tiap orang.

“Kami tidak memiliki cara untuk memverifikasi bahwa itu dibuat dengan benar dan tidak memiliki pintu belakang. Perusahan Worldcoin masih memiliki kemampuan untuk memasukkan pintu belakang ke dalam sistem, membiarkannya membuat banyak identitas manusia palsu secara sewenang-wenang,” kata Buterin, dikutip dari CoinDesk.

Terakhir, Buterin juga menyinggung masalah keamanan Worldcoin yang berkaitan dengan ponsel pengguna. Menurutnya, ponsel para pengguna dapat diretas, bahkan pengguna asli bisa dipaksa untuk memberikan pemindaian iris mata mereka.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments