‘Twisted Metal’: Adaptasi Masuk Akal dari Video Game yang Tak Masuk Akal

by | Aug 1, 2023

Hiburan | TV Series | Twisted Metal | Video Game

FOMOMEDIA – Para penulis film seri Twisted Metal sukses menciptakan kisah yang masuk akal untuk menjelaskan plot sebuah game vehicular combat.

Sulit rasanya membayangkan video game bergenre vehicular combat seperti Twisted Metal diadaptasi menjadi film seri. Akan tetapi, ketika Anda memiliki penulis skenario yang pernah terlibat di film-film sukses seperti Zombieland dan Deadpool, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan melebihi ekspektasi.

Film seri Twisted Metal, yang ditayangkan secara eksklusif di platform streaming Peacock, dibintangi oleh Anthony Mackie (John Doe), Stephanie Beatriz (Quiet), Thomas Haden Church (Agent Stone), serta Samoa Joe dan Will Arnett yang berbarengan menghidupkan karakter Sweet Tooth. Joe, seorang pegulat profesional, menghidupkan Sweet Tooth secara fisik, sementara Arnett menjadi pengisi suara.

Berlatar di sebuah dunia pasca-apokaliptik, film seri Twisted Metal musim pertama yang berjumlah 10 episode itu bercerita tentang rangkaian kejadian yang nantinya akan mengerucut pada diselenggarakannya turnamen Twisted Metal pertama. Seperti di video game, turnamen itu digelar oleh sosok misterius bernama Calypso yang diklaim “mampu memberikan apa pun yang seseorang inginkan”.

Dalam film seri itu, Doe dikisahkan sebagai seorang kurir bermobil yang disebut milkman. Misi utama Doe dalam film seri tersebut adalah menjemput satu paket dari New Chicago, tempat Calypso berada, untuk diantarkan ke New San Francisco, di mana dia dijanjikan akan mendapatkan “rumah” oleh Raven (diperankan Neve Campbell).

Tentu saja, petualangan yang dilewati Doe tidak mudah. Dia harus menghadapi manusia-manusia jahanam seperti para vultures, holy men, bahkan sesama milkmen yang iri akan kebahagiaannya. Beruntung, Doe bertemu dengan sosok Quiet yang pada akhirnya jadi partner sehatinya.

Karakter yang Dibentuk Tragedi

Doe dikisahkan tidak mengetahui asal-usulnya. Dia mengalami amnesia menyusul sebuah kecelakaan hebat. Satu-satunya yang dimiliki Doe dari masa lalunya adalah selembar foto keluarga yang telah terbakar sebagian sehingga wajah orang tuanya tak lagi terlihat.

Quiet, sementara itu, adalah seorang perempuan dingin yang irit bicara. Namun, itu semua terjadi karena dia pernah melewati serentetan peristiwa traumatik yang membuat dia kehilangan satu jari. Tak cuma itu, Quiet pun harus kehilangan saudara laki-laki yang sebelumnya selalu jadi pendamping setianya.

Anthony Mackie (John Doe) dan Stephanie Beatriz (Quiet) menjadi protagonis utama Twisted Metal. (Foto: Peacock)

Kematian saudara laki-laki Quiet itu terjadi karena ulah Agent Stone yang menjadi antagonis utama dari musim pertama film seri Twisted Metal. Agent Stone sendiri, sebelum dunia hancur lebur karena kiamat internet, bekerja sebagai seorang satpam mal. Dalam perkembangannya, dia menjadi gila hormat dan kuasa sebagai bentuk balas dendam.

Jika Twisted Metal hanya memiliki Doe, Quiet, dan Agent Stone sebagai karakter utama, jalan cerita film seri ini bakal dapat dengan mudah ditebak. Akan tetapi, semua menjadi kompleks dengan keberadaan “badut penjual es krim” bernama Sweet Tooth.

Sweet Tooth si Anti-Hero

Di video game, Sweet Tooth selalu digambarkan sebagai antagonis. Boleh dikatakan, dia adalah salah satu “bos terakhir” paling mengerikan yang ada dalam seri video game Twisted Metal. Akan tetapi, di film seri, karakter satu ini lebih digambarkan sebagai sosok anti-hero.

Tentunya, moral kompas Sweet Tooth bisa dapat dengan mudah dipertanyakan karena karakternya yang haus darah. Akan tetapi, ada prinsip-prinsip yang dengan teguh dipertahankan olehnya. Pada akhirnya, karakter satu ini pun punya kontribusi sangat besar pada konklusi musim pertama.

Di awal musim, Sweet Tooth terlihat sebagai satu-satunya karakter asli dari video game yang muncul dalam film seri Twisted Metal. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, muncullah berbagai karakter orisinal lain seperti Mister Slam, Twister, Preacher, Thumper, serta Roadkill. Calypso pun sebetulnya muncul tetapi wajah dan wujudnya belum tampak.

Film seri Twisted Metal ini sendiri ditutup dengan apik dengan sebuah plot twist yang memicu konflik batin dalam diri para protagonis utama. Tak cuma itu, sebuah pengantar untuk menjelang musim kedua pun ikut disampaikan di bagian akhir musim.

Secara keseluruhan, film seri Twisted Metal betul-betul melebihi ekspektasi. Bukan hal mudah untuk menciptakan jalan cerita yang masuk akal bagi adaptasi video game vehicular combat. Namun, para penulis mampu menjelaskan latar belakang Doe, Quiet, Agent Stone, dan Sweet Tooth dengan sangat baik sehingga semua hal jadi masuk akal.

Sayangnya, karena semua episode sudah ditayangkan sekaligus, penonton mesti menanti satu tahun lagi untuk menyaksikan kelanjutan cerita. Meski begitu, kabar baiknya, saat ini game Twisted Metal pertama rilisan 1995 sudah bisa dimainkan di konsol PS4 dan PS5. Sembari menunggu dirilisnya musim baru, tak ada salahnya bernostalgia lewat game klasik itu.

Penulis: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments