TKN Prabowo-Gibran Laporkan Bawaslu Jakarta Pusat ke DKPP

by | Jan 4, 2024

Pilpres 2024 | Politik | Prabowo-Gibran

FOMOMEDIATim kampanye nasional Prabowo-Gibran jadi satu-satunya yang getol melapor. Kali ini, Bawaslu Jakarta Pusat dianggap tidak profesional.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melaporkan ketua dan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat (Jakpus) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pelaporan tersebut adalah buntut dari pemanggilan klarifikasi Gibran terkait bagi-bagi susu di acara Car Free Day (CFD) di Jakarta pada Desember 2023 lalu.

“Kami akan melaporkan ketua dan anggota Bawaslu Jakarta Pusat ke DKPP karena alasan ketidakprofesionalan,” kata Fritz Edward Siregar selaku Wakil Komandan Alpha TKN Prabowo-Gibran, dikutip dari Tempo.

Menurut Fritz, terdapat beberapa ketidakprofesionalan Bawaslu Jakpus. Pertama, menurutnya lembaga pengawas itu mengirimkan surat pemanggilan Gibran untuk pemeriksaan pada 2 Januari 2023. Padahal, yang benar yakni 2 Januari 2024.

“Kami tidak mungkin memutar waktu hadir di Bawaslu Jakarta Pusat pada tanggal 2 Januari 2023,” ujar Fritz.

Tidak hanya itu, Fritz menilai bahwa Bawaslu Jakpus tidak mematuhi Peraturan Bawaslu Nomor 7 Tahun 2022 yang menetapkan dugaan pelanggaran bisa ditindaklanjuti dalam waktu paling lama tujuh hari setelah tanggal kejadian. Hal tersebut yang dianggap sebagai Fritz sebagai ketidakprofesionalan Badan Pengawas Pemilu Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Fritz mengatakan bahwa bagi-bagi susu di CFD itu bukan kampanye. Menurutnya, waktu itu Gibran tidak memakai atribut kampanye, mengajak pemilih, atau menyebarkan visi-misi.

Senada dengan Fritz, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Habiburokhman menyebut bahwa adanya masalah itu telah menjadi ranah DKPP untuk menindak. Adapun pelaporan ke DKPP tersebut telah dilakukan pada Rabu (3/1/2024) kemarin.

Bawaslu Jakpus Bermain Politik?

Pada waktu yang sama pelaporan TKN Prabowo-Gibran dilayangkan ke DKPP, Gibran diketahui mendatangi pemanggilan Bawaslu Jakpus. Ia ditemani bersama TKN untuk menjelaskan ihwal duduk perkara kegiatan bagi-bagi susu di CFD.

BACA JUGA:

Namun, pemanggilan Gibran gara-gara acara itu pun dipertanyakan oleh TKN. Salah satunya yakni dugaan bahwa Bawaslu Jakpus dianggap telah bermain politik.

“Ya, itu dia yang kami rasakan. Kami dapat masukan dari masyarakat ada apa lagi? Apakah ada indikasi? Apakah ada kemungkinan teman-teman ada oknum di sini [Bawaslu] yang bermain politik? Ingin menyudutkan dan sebagainya tapi kami berprasangka baik,” ucap Habiburokhman, dikutip dari Kompas TV.

Adapun pemanggilan Gibran oleh Bawaslu Jakpus ini seharusnya pada Selasa (2/1/2024). Lantaran tidak hadir, akhirnya dikirimkan surat pemanggilan ulang pada Rabu keesokan harinya.

Paling Getol Melaporkan

Sejauh ini, sejak masa kampanye berlangsung, TKN Prabowo-Gibran dianggap paling getol melakukan pelaporan. Sebelumnya, tim kampanye nomor urut 2 ini juga bermasalah terkait pemasangan baliho yang ada di tulisan “Welcome to Batam”.

Gara-gara pencopotan baliho Prabowo-Gibran di tulisan itu, Tim Kampanye Daerah Prabowo (TKD) Kepulauan Riau (Kepri) Prabowo-Gibran akhirnya melaporkan Ketua Badan Pengawas Pemilu Kepri, Zulhadril Putra, dan Ketua Bawaslu Kota Batam, Antonius Itolaha Gaho, ke  Polresta Barelang, Senin (1/1/2024).

Salah satu dalih yang digunakan dalam pelaporan itu yakni adanya perusakan. TKD Kepri menilai bahwa pemasangan baliho sudah mendapatkan izin dari dinas terkait.

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] melaporkan Bawaslu Kepulauan Riau, kubu 02 ini juga sempat melaporkan melaporkan ketua dan anggota Bawaslu Jakarta Pusat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Pelaporan ini dianggap lantaran adanya dugaan bermain […]

[…] revisi, salah satu yang menjadi perhatian bersama yakni adanya pasal karet. UU jilid II itu, meski tidak ada Pasal 27 ayat (3) yang mengatur pidana penghinaan atau pencemaran […]

[…] TKN Prabowo-Gibran Laporkan Bawaslu Jakarta Pusat ke DKPP […]