Tersandung Pelecehan Seksual, Russell Brand Stop Terima Duit

by | Sep 20, 2023

Internasional | Pelecehan Seksual | Russell Brand

FOMOMEDIA – Langkah YouTube dan BBC menangguhkan pendapatan Russell Brand dinilai sudah tepat. Aktor yang tersandung dugaan pelecehan seksual tersebut sedang jadi sorotan.

Aktor Russell Brand sedang menghadapi dugaan pelecehan seksual. Tudingan terhadap pria kelahiran Britania Raya, 4 Juni 1975, tersebut membuat YouTube dan BBC mengambil sikap penangguhan.

YouTube telah mengambil tindakan atas dugaan kasus pelecehan seksual Brand. Aktor tersebut pun tidak lagi bisa mengakses dan menerima uang dari iklan di saluran di platform tersebut.

Aplikasi streaming video dan musik terbesar sejagat itu telah menangguhkan monetisasi saluran Brand karena dianggap “melanggar kebijakan”. Tindakan tersebut diambil oleh YouTube untuk melindungi penggunanya dari pelaku kekerasan seksual.

“Jika perilaku pembuat konten di luar platform merugikan pengguna, karyawan, atau ekosistem kami, kami akan mengambil tindakan,” kata juru bicara YouTube, dikutip dari Variety.

Kanal Brand yang ada platform tersebut saat ini memiliki 6,6 juta subscriber. Kini, meski ia dalam beberapa hari terakhir masih mengunggah konten, YouTube sudah menangguhkan pendapatan pria itu.

Senada dengan sikap YouTube, BBC juga menyatakan telah menghapus beberapa program yang menampilkan komedian dari layanan streamingnya. BBC telah menghapus beberapa konten Brand yang termuat dalam  iPlayer dan BBC Sounds.

“BBC tidak melarang atau menghapus konten jika hal tersebut menjadi catatan publik, kecuali kami memiliki alasan untuk melakukan hal tersebut. Ada konten terbatas yang menampilkan Russell Brand di iPlayer dan Sounds,” kata juru bicara BBC.

“Kami telah meninjau konten tersebut dan mengambil keputusan yang mempertimbangkan untuk menghapus sebagian konten tersebut, setelah menilai bahwa konten tersebut kini berada di bawah ekspektasi publik,” lanjutnya.

Salah satu yang dihapus oleh BBC yakni mencakup episode “Q1” dan podcast Joe Wicks. Dua konten itu telah menampilkan Brand sebagai tamu.

Kasus Lama

Brand yang dituduh telah melakukan pelecehan seksual pun membantah. Ia mengatakan bahwa rangkaian tuduhan terhadapnya itu memang disengaja untuk menjatuhkan namanya.

“Ini adalah serangan terkoordinasi. Saya benar-benar membantah tuduhan yang sangat serius itu,” kata Brand, dikutip dari BBC.

Sementara itu, kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brand diketahui sudah sejak 2003 silam. Pada Senin (18/9/2023) lalu, Kepolisian Metropolitan London mengaku telah menerima laporan tentang pelecehan seksual terhadap seorang perempuan yang terjadi dua dekade lalu.

Tak hanya itu, pada Selasa (19/9/2023), menukil laporan BBC, Times telah melaporkan adanya klaim dua korban lagi. Salah satu korban tersebut menuduh Brand telah mengancam dan melakukan pelecehan verbal ketika ia menolak untuk berhubungan seks dengannya.

Tunda Tur

Brand yang tersandung kasus dugaan pelecehan seksual itu pun akhirnya harus menunda turnya bertajuk Bipolarisation. Pertunjukan komedian itu yang pertama rencananya akan berlangsung di Theatre Royal Windsor, Inggris.

Namun, tim manajer acara tersebut pun memberikan pernyataan pada Senin (18/9/2023) lalu, bahwa penampilan Brand akan ditunda. 

“Kami menunda beberapa pertunjukan penggalangan dana amal yang tersisa. Kami tidak suka melakukannya, tetapi kami tahu Anda akan mengerti,” kata tim manajemen Bipolarisation, dikutip dari Variety.

Brand dijadwalkan akan tampil pada Selasa (19/9/2023) kemarin. Bahkan, tiket hari Sabtu (23/9/2023) sebanyak dua ribu penonton di  Wembley, London, sudah ludes terjual.

Kini, Brand akan menghadapi dugaan kasus pelecehan seksual tersebut. Setidaknya ada empat perempuan dikabarkan telah menjadi korban komedian sohor itu.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments