Temukan Serangga Spesies Baru, Remaja NTT Mendunia

by | Dec 27, 2023

Biodiversitas | Riset | Satwa | Serangga

FOMOMEDIARemaja dari NTT temukan serangga baru yang diberi nama Nesiophasma Sobesonbaii. Temuan tersebut menambah biodiversitas di Indonesia.

Nama Davis Marthin Damaledo akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pemuda yang masih duduk di bangku SMA di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini diketahui telah menemukan spesies baru serangga ranting.

Davis menemukan serangga ranting berukuran 20 sentimeter. Serangga tersebut ia temukan hidup di sebuah pohon jambu biji di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kupang, NTT.

Davis menemukan serangga ranting itu pada Maret 2021 silam. Waktu itu, ia memang sudah memiliki hobi mengumpulkan serangga. Hingga akhirnya, ia pun bertemu jenis serangga baru yang kemudian diberi nama Nesiophasma Sobesonbaii.

Selain itu, Davis juga dibantu temannya yang bernama Garda Bagus Damastra dalam mengidentifikasi serangga tersebut. Kemudian, Garda menghubungkan Davis dengan peneliti serangga asal Kanada, Frank H. Hennemann. 

Bersama sosok Hennemann inilah Davis dan Garda terlibat penelitian bersama. Hasilnya, mereka melakukan penelitian bersama dan menghasilkan publikasi spesies baru. Publikasi ilmiah itu bertajuk “Nesiophasma sobesonbaii n. sp. – a new giant stick insect from the island of Timor, Indonesia (Insecta: Phasmatodea)” yang terbit pada Maret 2023.

Baca juga:

Memakai Nama Pahlawan Nasional

Pemilihan nama Nesiophasma Sobesonbaii bukan tanpa sebab. Jenis serangga ranting itu diketahui genusnya adalah Nesiophasma. Sementara, Sobesonbaii diambil dari nama pahlawan nasional asal NTT, Sobe Sonbai III.

Dalam laporan Betahita, Davis menceritakan mengenai hasil publikasi yang berhasil mendunia itu. Menurut hasil publikasi tersebut, Nesiophasma Sobesonbaii merupakan serangga endemik Pulau Timor. Persebaran jenis satwa itu hanya berada di dua lokasi, yakni Desa Oemasi tempat Davis menemukannya dan di Distrik Lautem, Malahara Mainina, Timor Leste.   

Sementara itu, banyak masyarakat setempat yang percaya bahwa jenis serangga ini beracun. Bahkan, dianggap dapat menyebabkan kematian.

Namun, anggapan itu telah dibantah oleh Davis. Menurutnya, serangga Nesiophasma Sobesonbaaii tidak beracun. Ia juga tidak sepakat ketika jenis serangga itu disebut hama, pasalnya mengingat jumlahnya yang sedikit.

Menambah Kesadaran Biodiversitas

Salah satu hal penting yang didapatkan oleh Davis dan Garda yakni pentingnya memiliki kesadaran keberagaman hayati. Dengan menemukan jenis biodiversitas baru itu, mereka berdua semakin tertarik untuk mendalami dunia tersebut.

Terutama di dunia serangga, Davis dan Garda bakalan mendalami lebih lanjut. Apalagi, kegiatan macam pengumpulan serangga itu dianggap sangat menyenangkan.

“Memang yang pertama saya tidak terlibat dalam penulisan. Ketika turut membantu dan terlibat penulisan ini sangat membanggakan sekaligus menyenangkan,” kata Davis, dikutip dari Betahita.

Selain itu, dengan adanya kabar penemuan yang mendunia itu tentu membuat para anak muda Indonesia semakin tertarik di bidang konservasi satwa. Tidak menutup kemungkinan banyak anak muda Indonesia memiliki ketertarikan yang sama dengan Davis dan Garda.

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Temukan Serangga Spesies Baru, Remaja NTT Mendunia […]