Sindir Anies “Ndasmu Etik”, Prabowo Tuai Kritik

by | Dec 18, 2023

Pemilu 2024 | Pilpres 2024 | Politik | Prabowo Subianto

FOMOMEDIA – Prabowo melontarkan ucapan “Ndasmu etik” di rapat internal Partai Gerindra. Ucapan itu bocor ke media sosial, sang capres tuai banyak kritik.

Frasa “Ndasmu etik” viral di internet. Ungkapan itu diucapkan oleh calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, untuk mengejek capres nomor urut 1, Anies Baswedan. 

Sebelumnya, di acara debat capres yang diselenggarakan di Kantor KPU, Jakarta, Anies sempat mencecar Prabowo. Pada Selasa (11/12) malam itu, Anies menanyakan bagaimana perasaan Prabowo ketika mendengar bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menganggap ada pelanggaran etika di balik proses pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.

Prabowo lantas kembali membahas pertanyaan Anies itu di acara internal Partai Gerindra. “Bagaimana perasaan Mas Prabowo? Soal etik, etik, etik. Ndasmu etik,” ujar Ketua Partai Gerindra itu dengan nada mengejek, disambut tawa dan tepuk tangan para kader.

Ucapan itu bocor ke sosial media melalui potongan video yang diunggah ke akun X @AsikinAja2000 pada 16 Desember 2023, pukul 02:12 WIB. Video itu mulai viral pada pagi harinya ketika diunggah ulang oleh akun X @ARSIPAJA pukul 07:00 WIB.

Tuai Respons Negatif

Ndasmu” merupakan kata berbahasa Jawa yang artinya “kepalamu”, dan biasa dipakai sebagai umpatan. Akibat ucapan “Ndasmu etik” itu, Prabowo panen kritikan.

Co-captain Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Sudirman Said, menilai ucapan Prabowo tersebut tidak pantas.

“Tidak layak, tidak pantas, tidak patut melecehkan etika. Kenapa? Karena justru value pemimpin di sektor publik karena menjaga etika,” kata Sudirman, dikutip Republika (17/12). 

Sebelumnya, cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sudah lebih dulu menyentil ucapan Prabowo lewat cuitan di akun X-nya, @CakimiNOW. “Emang etik punya ndas ya?” tulis cawapres nomor urut 1 tersebut, pada Sabtu (16/12) siang.

Berbeda dengan Cak Imin yang cenderung ofensif meski menggelitik, Anies memberikan respons dengan lebih santai. “Memang etik itu mulainya dari kepala, kalau kepala tidak mengikuti etika, apalagi yang di bawahnya,” jelas Anies saat diminta tanggapan oleh wartawan di Morowali, Sulawesi Tengah.

“Jadi memang benar, mulainya dari kepala dan dengan begitu yang di bawah akan ikut. Itu aja,” pungkas Anies, dikutip Jawa Pos (17/12).

Meski tak terlibat langsung, sebagai sesama capres, Ganjar Pranowo turut dimintai tanggapan. “Saya kira masyarakat bisa menilai,” jawab Ganjar, dikutip Kompas (16/12)

Ganjar pun mewanti-wanti agar semua pendukungnya tidak berkampanye dengan cara yang negatif, aehingga penting untuk menggunakan kalimat yang baik.

“Karena lagi-lagi, semua akan melihat masing-masing karakter selama proses kampanye ini berjalan,” ujar Ganjar.

Hanya Candaan

Di tengah gempuran respons-respons negatif, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo menanggapi pertanyaan-pertanyaan media dengan pembelaan.

Dahnil Anzar, selaku juru bicara Prabowo, menyebut ucapan itu hanya candaan di hadapan kader dan tidak ada unsur serius di baliknya.

“Pak Prabowo senang bercanda, itu bercandaan Pak Prabowo ke kader-kader Gerindra, seribu persen bercanda. Pak Prabowo hubungannya dengan Pak Ganjar baik, dengan Pak Anies baik. Bercanda ke sesama sahabat,” ujar Dahnil, dikutip Detik (16/12).

BACA JUGA:

Dahnil bahkan berkelit dengan menyebut bahwa Anies maupun Prabowo sama-sama sempat berniat menjadikan Gibran sebagai pasangan mereka.

“Tiga bulan lalu, ‘kan juru bicara resmi Pak Anies juga mengatakan kalau Pak Anies dan Mas Gibran akan jadi pasangan yang cocok. Bahkan juru bicara resmi Anies Baswedan mengatakan: Gibran cocok untuk menjadi wapresnya Pak Anies selama dua periode,” ungkap Dahnil.

“Pun demikian Mas Ganjar. Sejak awal Mbak Puan membuka pintu kemungkinan Mas Gibran jadi wakilnya Mas Ganjar,” tambahnya.

Prabowo sendiri akhirnya memberi penjelasan saat ditemui wartawan, ucai menghadiri acara deklarasi di Blitar, Jawa Timur, pada Minggu (17/12).

“Itu ‘kan bicara orang Banyumas, biasalah bicara-bicara begitu. Nggak usah dibesar-besarkan.” jelas capres berdarah Banyumas-Minahasa itu, dikutip Viva (17/12).

Kini, Partai Gerindra tengah mencari siapa yang menyebar video pidato Prabowo tersebut. Mereka yakin, ada penyusup yang masuk dalam acara internal partai tersebut.

Penulis: Ageng

Editor: Safar

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Sindir Anies “Ndasmu Etik”, Prabowo Tuai Kritik […]

[…] video Prabowo mengucapkan “Ndasmu etik” viral, sosok penyebar video tersebut menjadi […]