Serang Capres Republikan, Hayley Williams Buktikan Jiwa Punk-nya Masih Membara

by | May 30, 2023

Amerika Serikat | Hayley Williams | Internasional | Politik | Ron DeSantis

FOMOMEDIA – Gubernur Florida sekaligus Capres 2024, Ron DeSantis, dikenal suka menindas kaum marginal. Hayley Williams tak tinggal diam.

Baru satu pekan Ron DeSantis mengumumkan diri sebagai calon presiden (capres) Amerika Serikat di Pemilu 2024. Akan tetapi, di usia pencapresan yang baru seumur jagung itu, DeSantis sudah menghadapi sejumlah persoalan. Teranyar, dia mendapatkan sosok musuh dalam diri Hayley Williams.

DeSantis mengumumkan pencapresannya pekan lalu melalui platform Twitter, tepatnya dalam forum Spaces yang digelar oleh Elon Musk. Di situ saja, Gubernur Florida tersebut sudah menghadapi berbagai kendala teknis. Awalnya, dia kesulitan masuk dalam Spaces. Lalu, setelah masuk, problem audio membuat ucapan-ucapan yang dia lontarkan tidak terdengar jelas.

Kini, sekitar sepekan kemudian, DeSantis resmi mendapat musuh baru. Williams, dalam sebuah konser Paramore di New Jersey, berkata, “Dengan senang hati aku mengatakan bahwa aku sangat nyaman berbicara tentang politik. Kalau ada di antara kalian yang memilih Ron DeSantis, bagiku kalian sudah mati.”

Williams, 34 tahun, memang terbilang jarang angkat bicara soal politik. Itulah mengapa, sempat ada kritikan yang menyebut bahwa dirinya kurang nyaman berbicara soal politik. Mendengar kritikan seperti itu, Williams pun merespons langsung dengan menyerang DeSantis.

Momen tersebut direkam oleh seorang penggemar Paramore yang kemudian disebarkan di Twitter oleh The Tennessee Holler. Setelah menyerang DeSantis, Williams pun mendapatkan sambutan meriah dari para penonton yang hadir.

Dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sepanjang masa pemerintahan Joe Biden, popularitas DeSantis memang terus meroket melalui kebijakan-kebijakan yang mirip dengan Donald Trump.

Politisi Partai Republik membuat negara bagian yang dipimpinnya tidak ramah bagi kaum marginal seperti pengungsi dan orang kulit hitam. Dia juga melarang sekolah-sekolah di Florida untuk mengajarkan sejarah yang berkaitan dengan ras dan gender. DeSantis juga terlibat perseteruan dengan Disney yang dianggapnya terlalu “woke” karena memberi platform bagi kaum marginal.

Segala ucapan dan kebijakan DeSantis itulah yang membuat dirinya dijuluki sebagai Trump Mini. Meski demikian, Trump dan DeSantis sendiri sebetulnya merupakan seteru. Terakhir, Trump bahkan menyalahkan DeSantis yang, menurutnya, justru membuat Disney semakin “woke“.

Adapun, aksi Williams di New Jersey tersebut, meski terbilang jarang dilakukan oleh sang frontwoman, sebetulnya tidak mengejutkan. Sebab, Paramore berangkat dari skena punk rock yang inklusif dan progresif. Serangan pada kaum Republikan itu adalah bukti bahwa Williams tidak pernah lupa pada akarnya.

Penulis: Yoga

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Serang Capres Republikan, Hayley Williams Buktikan Jiwa Punk-nya Masih Membara […]