Senat AS Panggil Petinggi Medsos Terkait Perlindungan Anak

by | Nov 30, 2023

Amerika Serikat | Anak | Internasional | Media Sosial | Teknologi

FOMOMEDIA – Dianggap kurang serius melindungi anak-anak, eksekutif medsos seperti Meta, X, TikTok, Snap, dan Discord bakal disidang Senat AS.

Amerika Serikat (AS) tampaknya tak main-main dalam memperkarakan media sosial (medsos) yang berpengaruh ke anak-anak. Kali ini, Senat AS memutuskan untuk memanggil para petinggi medsos untuk dimintai keterangan.

CEO Meta, X, TikTok, Snap, dan Discord akan disidang di depan Senat AS. Kelima eksekutif tersebut akan bersaksi pada 31 Januari 2024 terkait kegagalan mereka dalam melindungi anak-anak secara daring.

Menurut laporan The Verge, pengumuman tersebut disampaikan pada Rabu (29/11/2023) kemarin. Dalam laman resmi Senat AS, beberapa nama petinggi perusahaan akan dihadirkan.

Mereka adalah CEO Meta Mark Zuckerberg, CEO X Linda Yaccarino, CEO TikTok Shou Zi Chew, CEO Snap Evan Spiegel, dan CEO Discord Jason Citron. Kelima pimpinan perusahaan itu akan bersaksi dan didengarkan kesaksiannya di hadapan para senator.

Pemanggilan para CEO tersebut memang tidak mudah. Dari kelimanya, hanya Zuckerberg dan Chew yang secara sukarela datang dan mau bersaksi sebelumnya. Sementara, untuk tiga CEO lain, Senat harus mengirimkan surat perintah (subpoena).

Meta Hadapi Gugatan

Dari beberapa jenis medsos yang ada saat ini, Meta dianggap paling berkontribusi menyesatkan anak-anak. Gara-gara hal itu, Meta bahkan menghadapi gugatan dari jaksa 33 negara bagian AS.

Facebook dan Instagram menjadi dua pelantar milik Meta yang paling berpengaruh. Dua platform tersebut dianggap abai dan lalai terhadap perlindungan anak. Pasalnya, banyak anak di bawah umur yang bisa mendaftar pada dua pelantar itu.

Sementara, platform medsos lain bukannya tidak bermasalah. Ada ByteDance, Alphabet, dan Snap yang telah menerima tuduhan membikin candu anak-anak.

“Kami telah mengetahui sejak awal bahwa upaya kami untuk melindungi anak-anak secara online akan mendapat keraguan dari pihak Big Tech,” kata Senator Durbin dan Graham dalam pernyataan bersama, dikutip dar The Verge.

“Mereka akhirnya dipaksa untuk mengakui kegagalan mereka dalam melindungi anak-anak. Kini setelah kelima perusahaan bekerja sama, kami menantikan masukan dari CEO mereka. Orang tua dan anak-anak menuntut tindakan,” lanjutnya.

Dengan adanya sidang kesaksian di depan Senat tersebut, para CEO akan memberikan pendapat dan pertanggungjawaban. Berbagai pelantar medsos diminta menjaga ruang gerak anak di bawah umur supaya tidak terpapar konten orang dewasa.

Sementara itu, adanya gugatan terhadap Meta dan pemanggilan para CEO medsos itu semakin menunjukkan keseriusan AS. Masalah perlindungan anak tidaklah main-main di negara itu. Well, kecuali jika kita bicara soal penembakan di sekolah, ya…

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

[…] juga dianggap terlibat dalam memengaruhi anak-anak. Para Senat AS pada November 2023 lalu juga memanggil petinggi-petinggi medsos seperti CEO Meta, X, TikTok, Snap, dan […]

مع مجموعة واسعة من التركيبات ، بما في ذلك الأكواع ، المحملات ، الوصلات ، وأكثر من ذلك ، يقدم مصنع إيليت بايب Elite Pipe حلولًا شاملة لأنظمة وتركيبات الأنابيب المختلفة.