Sebut PM Italia “Fasis Keparat”, Vokalis Placebo Dilaporkan ke Polisi

by | Aug 4, 2023

Brian Molko | Demokrasi | Giorgia Meloni | Internasional | Italia | Kriminal | Politik

FOMOMEDIA – Fasisme pernah jadi salah satu momok bagi Italia. Kini, vokalis Placebo dengan berani menyebut PM Italia sebagai seorang fasis.

Perdana Menteri (PM) Italia, Giorgia Meloni, dikabarkan telah menggugat vokalis pentolan Placebo, Brian Molko. Perempuan kelahiran Roma, 15 Januari 1977, itu menggugat Molko atas tuduhan pencemaran nama baik.

Molko menyebut Meloni sebagai sosok yang rasis sekaligus fasis. Vokalis cum gitaris Placebo itu menyatakan komentarnya ketika tampil di Festival Sonic Park di Stupinigi, Torino, Italia, pada Juli 2023 lalu.

“Giorgia Meloni fasis, rasis keparat,” kata Molko, dikutip dari The Guardian.

Mendengar perkataan yang mengarah pada Meloni, PM perempuan pertama Italia itu langsung tidak terima. Ia pun langsung melakukan gugatan terhadap Molko.

Seminggu setelah konser Placebo itu, jaksa di Italia langsung membuka penyelidikan terhadap Molko. Ia dituduh telah menghina salah satu lembaga negara Italia.

Gugatan itu tentu makin membuat indeks kebebasan berpendapat di Italia turun. Bahkan, masih merujuk pada The Guardian, Italia jadi salah satu negara dengan tuntutan pencemaran nama baik oleh media atau jurnalis tertinggi di Eropa.

Sementara itu, menurut laporan Reporters sans Frontieres, pada tahun 2023 ini Italia memiliki indeks kebebasan pers di peringkat 41 dunia. Perikat tersebut masih kalah jauh dengan Norwegia dan Swedia.

Tak Hanya Molko

Sebelum gugatan terhadap Molko, Meloni ternyata sudah pernah melaporkan seseorang yang berkomentar terhadap dirinya. Seseorang itu adalah Roberto Saviano, jurnalis dan penulis buku Gomorra.

Saviano pernah menghadapi persidangan gara-gara berkomentar tentang Meloni terkait sikapnya pada imigrasi pada 2019 silam. Saviano pun digugat lantaran masalah pencemaran nama baik.

“Di bawah hukum pidana Italia, siapa pun yang ‘secara terbuka mencemarkan nama baik republik’, yang meliputi pemerintah, parlemen, pengadilan, dan tentara, akan menghadapi hukuman denda antara 1.000 hingga 5.000 euro [atau setara Rp16,6 juta hingga Rp83 juta],” tulis The Guardian.

Undang-undang pencemaran nama baik di Italia memang jadi salah satu momok menakutkan bagi siapa pun. Bahkan, International Press Institute telah mendesak supaya peraturan tersebut dilakukan perombakan dengan menyelaraskan sesuai standar internasional.

Kini, Brian Molko akan menghadapi gugatan Giorgia Meloni. Akankah ia lolos dari jeratan hukum Negeri Piza itu?

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments