Prabowo-Ganjar Tampak Akrab tapi Bakal Sulit Diduetkan

by | Jul 25, 2023

Ganjar Pranowo | Pemilu | Pemilu 2024 | Pilpres 2024 | Politik | Prabowo Subianto

FOMOMEDIA – Wacana duet baru Prabowo-Ganjar muncul ke permukaan. Namun, kedua tokoh tersebut dianggap sulit disatukan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tampak semakin akrab. Momen keakraban dua tokoh politik itu pun terlihat dari unggahan Instagram Ganjar, @ganjar_pranowo.

“Setiap ketemu beliau, ada saja yang selalu bikin saya kagum. Entah semangatnya, entah tegasnya atau bahkan lelucon-lelucon yang kerap beliau lontarkan. Sehat terus Pak Menhan @prabowo. Oiya, bapak pakai hitam putih juga?” tulis Ganjar. 

Pertemuan dua bakal calon presiden (bacapres) tersebut semakin menegaskan hubungan baik sesama anggota sirkel Joko Widodo (Jokowi) tersebut. Terkait hubungan kubu Jokowi tersebut, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, memberikan pendapatnya.

“Saya, sih, lebih melihat dua-duanya ingin menunjukkan bahwa mereka tetap ada dalam kubu penerus Jokowi,” kata Yunarto, dikutip dari detik.com.

Menurutnya, meski sama-sama menjadi bacapres, Prabowo-Ganjar tetap akrab lantaran masih dalam lingkaran Jokowi. 

“[Prabowo dan Ganjar] Menjadi pihak yang dianggap bisa melanjutkan legacy dari Pak Jokowi sehingga sebuah hal yang aneh ketika terlibat dalam konflik, misalnya konflik yang panas di antara para pendukungnya,” lanjut Yunarto.

Dua tokoh tersebut, masih menurut Yunarto, tidak menimbulkan polarisasi yang panas. Berbeda ketika Prabowo dan Ganjar dihadapkan dengan Anies Baswedan yang bisa membuat masing-masing pendukung terpolarisasi.

Prabowo-Ganjar Sulit Diduetkan?

Pertemuan Prabowo dan Ganjar di Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (24/7) itu menimbulkan wacana baru. Dua tokoh yang dekat dengan Jokowi itu pun digadang bisa menjadi pasangan cocok sebagai bacapres dan wakilnya.

Bahkan, menurut Partai Gerindra selaku pengusung Prabowo, duet tersebut bisa-bisa saja terjadi. Namun, wacana tersebut dianggap rumit untuk diwujudkan.

“Sebagai sebuah pemikiran (diskusi) boleh-boleh saja. Tetapi akan ada problem yang rumit terhadap persoalan itu,” kata Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, dikutip dari kompas.com.

“Kalau kemudian keduanya harus saling mengalah, ya, secara politik mungkin saja tapi ada komunikasi, problem politik di tiap partai politik masing-masing,” lanjutnya.

Sementara itu, menurut politikus senior PDI-P, Hendrawan Supratikno, jika Ganjar dan Prabowo dipasangkan, dikhawatirkan tidak ada pasangan calon (paslon) lain yang ingin maju.

“Jika Ganjar-Prabowo bersatu, kita khawatir jangan-jangan tidak ada paslon lain yang akan masuk gelanggang. Karena akan muncul persepsi kolektif bahwa ‘permainan sudah berakhir’, the game is over,” kata Hendrawan.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments