Playlist Barack Obama: Kalcer, Indie-sentris, Lintas Generasi

by | Jul 21, 2023

Amerika Serikat | Barack Obama | Hiburan | Internasional | Musik | Politik

FOMOMEDIA – Playlist Barack Obama untuk musim panas 2023 sudah terbit. Tapi, ada artis yang justru gak suka lagunya masuk playlist Obama. Kenapa?

Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama, kembali membuktikan kepada khalayak bahwa dia adalah salah satu politisi paling kalcer sedunia. Jumat (21/7/2023) pagi WIB, Obama kembali menerbitkan daftar putar (playlist) untuk menyambut musim panas 2023.

Sejak 2015, Obama rutin menerbitkan daftar putar sekaligus daftar baca (reading list) setiap tahunnya. Playlist ini pun tidak cuma diterbitkan sekali setahun, melainkan dua kali. Ada Summer Playlist dan End of the Year Playlist. Biasanya, di akhir tahun Obama juga turut membagikan daftar film yang menurutnya layak tonton.

Yang menarik dari playlist Obama ini adalah pilihan lagu-lagunya yang sangat indie-sentris. Musisi atau band yang, barangkali, gak cukup familiar di kuping kebanyakan orang ternyata masuk dalam daftar putar suami Michelle Obama tersebut.

Karena itu, sempat ada tudingan bahwa Obama tidak benar-benar mendengarkan atau menyukai lagu-lagu yang masuk dalam playlist-nya. Kata beberapa orang, playlist itu sebetulnya disusun oleh salah seorang anak magang yang bekerja untuk Obama.

Dalam sebuah wawancara dengan Hasan Minhaj, Obama membantah. “Daftar yang kuterbitkan keren-keren, kan? Tapi ada orang yang gak percaya, katanya itu semua dibikin sama anak magang usia 20-an. Kubilangin, ya, itu semua gak benar. Semua lagu itu ada di iPad-ku,” kata Obama, dilansir NME.

Meski begitu, Obama sendiri mengakui kalau dia mendapatkan beberapa saran untuk mendengarkan lagu-lagu tertentu “karena hidupku tidak cuma dihabiskan dengan mendengarkan lagu”.

“Jadi sering banget itu ada orang yang bilang, ‘Bos, dengerin nih, keren lagunya.’ Tapi kalau aku gak betul-betul dengerin itu lagu, ya, gak akan kumasukkan ke dalam playlist,” tambahnya.

Anggota boygenius Gak Antusias

Playlist Obama itu terdiri dari lagu-lagu yang berasal tidak cuma dari satu genre. Tahun ini, misalnya, Obama memasukkan lagu-lagu rap, rock, folk, blues, soul, grunge, hingga reggae. Total, ada 41 lagu yang masuk dalam playlist musim panas Obama tahun ini.

Artis-artis yang masuk dalam playlist Obama pun berasal dari generasi yang berbeda-beda. Ada musisi-musisi lawas macam Ella Fitzgerald, Bob Dylan, Leonard Cohen, Marvin Gaye, Ike & Tina Turner, Stevie Wonder, John Coltrane, hingga Toots & the Maytals. Namun, Obama juga tak melupakan artis-artis kiwari macam SZA, Drake, Janelle Monae, 21 Savage, hingga Jorja Smith.

Dari semua artis yang masuk playlist musim panas Obama tahun ini, ada satu yang cukup menyita perhatian, yaitu boygenius. boygenius sendiri merupakan trio indie-pop yang digawangi Phoebe Bridgers, Julien Baker, dan Lucy Dacus. Salah satu lagu boygenius dari album the record (2023) yang berjudul “Not Strong Enough” masuk dalam playlist milik Obama.

Kenapa hal ini menyita perhatian khusus? Soalnya, salah satu personel boygenius, Lucy Dacus, rupanya tidak terlalu senang lagunya masuk ke dalam playlist Obama. Dalam sebuah cuitan, Dacus justru tampak sedih karena lagunya disenangi oleh seorang “penjahat perang”.

Ya, terlepas dari citranya yang kalcer dan merakyat, Obama memang punya banyak dosa semasa memimpin Amerika Serikat. Dalam sebuah artikel di Harvard Political Review, disebutkan bahwa Obama mengizinkan terjadinya 563 serangan drone yang menewaskan 3.797 orang. Salah satunya terjadi di sebuah pemakaman yang menewaskan 41 warga sipil Pakistan.

Tapi, hey, apalah artinya melanggar HAM kalau bisa jaga imej kalcer? Tuh, buktinya di Indonesia ada… *sinyal hilang*

Penulis: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments