Pengacara Palsu di Kenya yang Memenangi 26 Kasus Hukum Ditangkap Polisi

by | Oct 19, 2023

Berita Unik | Hukum | Internasional | Kenya

FOMOMEDIA – Kasus pengacara palsu sedang bikin heboh Kenya. Meski palsu, sang “pengacara” justru berhasil memenangi banyak kasus hukum.

Bekerja sebagai advokat memang tidak mudah. Perlu studi lebih lanjut untuk bisa menjadi seseorang dengan profesi itu. Namun, apa jadinya jika ada pengacara palsu yang sering memenangi kasus hukum?

Ya, peristiwa tersebut terjadi di Kenya. Salah satu negara di Afrika bagian timur tersebut sedang dihebohkan dengan sosok pengacara palsu yang, ternyata, sangat hebat.

Seorang pria bernama Brian Mwenda telah membuka praktik sebagai advokat palsu. Mwenda diketahui menjalankan pekerjaan itu lantaran telah mencuri identitas seorang pengacara sungguhan yang bernama Brian Mwenda Ntwiga.

Ada kesamaan nama di antara dua sosok itu. Yang membedakan hanyalah nama belakang Ntwiga saja. Dari situlah Mwenda memulai praktik bulusnya.

Namun, trik pengacara palsu Kenya itu terbongkar. Ia kini telah ditangkap oleh kepolisian Kenya. Padahal, selama menjalankan pekerjaan fiktifnya itu, Mwenda berhasil memenangi 26 kasus hukum.

Adanya kejadian itu pun langsung menyita atensi banyak pihak terutama di Afrika Timur. Beberapa pihak terutama para pejabat marah mendengar hal itu, tetapi tak sedikit masyarakat yang justru merasa terhibur adanya ulah Mwenda.

Mendapat Pujian

Meski banyak yang mengecam, seperti dari Masyarakat Hukum Kenya (LSK/Law Society of Kenya) dan Direktur Penuntut Umum negara itu, tindakan Mwenda juga tak sedikit yang mendukung. 

Mwenda bahkan dipuji oleh Organisasi Serikat Buruh Pusat di Kenya. Ia dianggap sebagai sosok “pemikir muda yang brilian” tanpa kualifikasi apa pun.

Ulah Mwenda memang kontroversial. Bahkan, ia pun mendapatkan dukungan dari Mike Sonko, mantan gubernur ibu kota Kenya, Nairobi. Sosok Menurut laporan BBC, Songko pernah bertemu dengan Mwenda. 

Sementara itu, Mwenda sendiri berterima kasih kepada orang-orang yang mendukungnya.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada orang-orang yang mendukung saya dan mendoakan saya. Di waktu yang tepat, saya akan dapat menyelesaikan kesalahpahaman ini,” kata Mwenda, dikutip dari BBC.

“Saya juga akan dapat menyatakan bahwa saya tidak bersalah dan memberikan konteks sebenarnya,” lanjutnya.

Kini, Mwenda sedang menghadapi tuntutan hukum negaranya itu. Namun, berbagai aksi dukungan ke Mwenda mengalir deras. Termasuk apa yang dilakukan Songko.

“Dia [Mwenda] tidak pernah membunuh siapa pun, dia bukan teroris,” tegas Songko.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments