Paper Mob Maba UIN Walisongo Kritik Kondisi Lingkungan di Jawa Tengah

by | Aug 17, 2023

Agraria | Ganjar Pranowo | Jawa Tengah | Lingkungan | Pendidikan

FOMOMEDIA – Koreografi maba UIN Walisongo menjadi peringatan kepada Ganjar Pranowo, bahwa lingkungan di Jawa Tengah tidak baik-baik saja.

Tampil beda. Mungkin itulah kesan pertama ketika melihat aksi Paper Mob yang dilakukan oleh mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023 itu para maba membuat atraksi koreografi yang terbuat dari kertas. Mereka dengan kompak berkumpul di lapangan terbuka membuat koreografi yang mengkritik rusaknya lingkungan di Jateng.

Dengan mengambil tema “Peduli Lingkungan untuk Kemanusiaan”, para maba menampilkan berbagai konflik lingkungan yang dirangkum dalam satu pertunjukan Paper Mob. Para maba itu telah memberikan alarm bahwa Indonesia masih darurat agraria.

“Indonesia Darurat Agraria, Represif Meningkat Rakyat Terjerat, Tanah Milik Rakyat, Hutan Untuk Rakyat, Tambang Tumbang, Pesisir Milik Publik, Save Kendeng Lestari, Wadas Melawan, Save Karimunjawa, hngga Warga Pakel Mengharap Keadilan,” itulah sederet rangkuman poin-poin permasalahan yang ditampilkan maba UIN Walisongo.

Acara PBAK UIN Walisongo tersebut dilaksanakan pada 4–6 Agustus 2023. Dengan total 4.680 maba, koreografi kritikan pedas terhadap para pemangku kepentingan pun berhasil dibuat.

“Teman-teman di UIN Walisongo Semarang menyoroti soal kasus @Wadas_Melawan @omahekendeng #SaveKarimunJawa hingga kasus reforma agraria yg semakin banyak menimbulkan konflik dan jauh dari niat awalnya,” cuit akun Twitter Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Adapun dalam acara pengenalan kampus tersebut di hari pertama juga dihadiri oleh sosok Najwa Shihab. Perempuan yang getol menyuarakan suara ketidakadilan itu menyampaikan orasi pada para maba.

Jateng Darurat Agraria

Aksi Paper Mob yang dilakukan mahasiswa UIN Walisongo dalam acara PBAK 2023 itu sebenarnya bentuk kritikan pedas terhadap Ganjar Pranowo. Gubernur Jateng yang akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 tersebut masih menyisakan PR konflik agraria.

Berbagai konflik agraria marak terjadi dalam dua periode kepengurusan Ganjar. Menurut catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), sebagaimana dilaporan IDN Times, di Jateng terdapat setidaknya sembilan konflik perebutan tanah dan ruang hidup masyarakat.

Beberapa konflik agraria itu, sebagaimana yang juga dirangkuman dalam aksi Paper Mob maba UIN Walisongo, seperti konflik di Wadas, pabrik semen di Kendeng, hingga Penggusuran rumah di Tambakrejo Semarang. 

Itulah sederet persoalan agraria yang ada di Jateng. Dengan melihat aksi koreografi Paper Mob maba UIN Walisongo, Ganjar seyogianya bisa berkaca bahwa persoalan di wilayahnya belum tuntas.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments