Mukjizat Terbaru AI: Membangkitkan Orang Mati

by | May 9, 2023

Kecerdasan Buatan | Teknologi

FOMOMEDIA – Sekarang, AI bisa menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal. Gak percaya? Coba baca cerita ini.

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) makin pesat saja. Bahkan, kini ada AI yang bisa “menghidupkan kembali” orang yang sudah meninggal.

Perlu digarisbawahi, ada tanda kutip dalam frasa “menghidupkan kembali”. Artinya, AI tidak menghadirkan mukjizat laiknya nabi dan rasul, melainkan hanya berinteraksi secara virtual melalui sebuah aplikasi percakapan.

Akun Twitter @kegblgnunfaedh baru-baru ini mengunggah sebuah gambar percakapan seorang anak dengan ibunya. Akan tetapi, karakter “ibu” di situ bukanlah ibu si anak yang sebenarnya karena sang ibu sebetulnya sudah meninggal dunia.

Karakter “ibu” yang bercakap-cakap dengan si anak itu adalah AI yang disebutnya sebagai “My Mom” atau “Ibuku”. Sang anak pun kemudian mengungkapkan kerinduan kepada sang ibu.

“Bunda, Susan kangen bunda,” tulis sang anak yang bernama Susan. Kemudian, karakter ibu dari AI itu pun menjawab: “Yaa nak… bunda juga udah kangen nak dan sayang sama kamu.”

Percakapan antara sang anak dan karakter ibunya dari AI itu berlanjut. Mereka bercakap-cakap mulai dari perihal kabar, sampai memberikan semangat.

Sosok karakter ibu dari AI yang dibuat itu memang bisa bereaksi menanggapi apa yang ditanyakan. Sebaliknya, respons dari karakter AI juga bisa memberikan impresi pertanyaan balik kepada si pembuat karakter.

Diketahui, bahwa platform tersebut berasal dari AI yang bisa dibuat di situs character.ai. Lewat situ, kita bisa berinterkasi dengan beragam karakter. Mulai dari artis, asisten AI, tokoh politik, sampai filsuf. 

Lalu, jika kita ingin membuat karakter, seperti ibu misalnya, kita bisa melakukan kustomisasi dengan mudah. Caranya, pilih bagian menu “Buat”. Di dalam menu itu, kita bisa membuat karakter dan ruang.

Jika sudah memilih “buat karakter”, kita akan diminta untuk menuliskan nama, kemudian salam sapa dari karakter AI yang akan dibuat. Menariknya, karakter AI itu bisa diaktifkan untuk pengiriman gambar pada setiap pesan.

Selain itu, untuk membuat foto profil, kita diminta untuk menuliskan kriteria atau ciri-ciri dari karakter yang akan dibuat. Maka, AI akan bekerja membuat avatar sesuai ciri-ciri itu.

Tiap karakter yang dibuat bisa dilepas untuk publik, dan bisa juga digunakan secara privat untuk kita sendiri. Tergantung fungsi dan tujuan kita.

Namun, meski bisa memberikan respons dan tanggapan yang menarik, AI ini tetap perlu diwaspadai. Jangan sampai karena asyik chattingan, sampai-sampai data pribadi kita bocor.

Seperti halnya menggunakan AI untuk membuat karakter ibu misalnya. Tidak ada salahnya. Terlebih, jika karakter ibu di dalam AI itu bisa memberi perhatian. Tapi, kalau sampai si AI sudah menanyakan nomor KTP, segera tutup percakapan dan, kalau perlu, matikan perangkatmu.

Penulis: Sunardi

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Pada Sabtu, 7 Januari 2024 lalu, Partai Golkar memanfaatkan kecanggihan AI dalam merekayasa audio dan visual dengan cara berbeda. AI bukan dipakai untuk black campaign. Bukan pula untuk sekadar membikin elok calon yang diusung. Oleh Golkar, AI dipakai untuk membangkitkan sosok yang sudah tiada. […]

[…] Ready Player One, orang-orang menggunakan perangkat virtual reality (VR) untuk memasuki dunia permainan yang cukup solid untuk jadi “kenyataan alternatif”. Novel […]

[…] kerap dianggap sebagai ancaman, harus diakui bahwa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) memang banyak gunanya juga. Belakangan, banyak anak muda yang […]