Merasa Gagal Perangi Narkoba, Ibu Kota Swiss Ingin Legalkan Kokain Sekalian

by | Dec 26, 2023

Internasional | Kriminal | Narkoba | Swiss

FOMOMEDIA – Berbagai bentuk kekerasan dan kejahatan muncul gara-gara peredaran narkoba. Gara-gara itu, wacana legalkan kokain di Bern mencuat.

Bukannya melawan narkoba dengan cara menghilangkan, ibu kota Swiss, Bern, justru berniat melegalkan barang haram itu untuk “penggunaan rekreasional”.

Penggunaan rekreasional ini, menurut laporan Reuters, dianggap sebagai cara radikal memerangi peredaran kokain. Skema ini bahkan belum pernah dilakukan di tempat lain.

Pendekatan rekreasional ini telah mendapatkan dukungan dari parlemen Bern.

“Perang terhadap narkoba telah gagal, dan kita harus mencari ide-ide baru,” kata Eva Chen, anggota dewan Bern dari Alternative Left Party yang ikut mensponsori proposal itu, dikutip dari Reuters.

“Kontrol dan legalisasi bisa memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan sekadar represi,” lanjutnya.

Ide legalkan kokain di Bern tidak mulus begitu saja. Bahkan, secara tegas pemerintah kota Bern menolak usulan itu. Pemerintah menganggap kebijakan melegalkan kokain akan memperparah peredaran narkoba di kota Bern.

Sementara, gagasan untuk melegalkan kokain di Bern juga didasarkan pada beberapa kebijakan negara-negara lain. Salah satunya yakni di negara bagian Oregon, Amerika Serikat.

Di tempat itu, pada 2021 terdapat kebijakan yang mendekriminalisasi kepemilikan kokain dalam jumlah kecil. Tujuannya tentu dianggap akan mendukung pengobatan medis dari bahan yang dijadikan narkoba itu.

Selain di Oregon, banyak negara Eropa seperti Spanyol, Italia, dan Portugal yang tidak memenjarakan warganya yang kedapatan memiliki kokain. 

Baru Usulan

Wacana melegalkan kokain di Bern itu memang baru usulan semata. Namun, isu tersebut telah membuat geger Swiss.

Masih menyitat Reuters, Swiss sendiri saat ini masih mengkaji ulang terkait larangan total penggunaan ganja. Bahkan, saat ini usulan mengenai izin penjualan ganja secara legal masih dalam tahap uji coba.

Sementara itu, Swiss sendiri menjadi salah satu negara dengan tingkat penggunaan kokain tertinggi di Eropa. Bahkan, kota-kota lain seperti Zurich, Basel, dan Jenewa telah masuk dalam 10 kota teratas di Eropa.

Di Bern, penggunaan kokain semakin meningkat. Hal tersebut juga diimbangi dengan menurunnya harga kokain dalam lima tahun terakhir.

“Kami memiliki banyak kokain di Swiss saat ini, dengan harga termurah dan kualitas tertinggi yang pernah kami lihat,” kata Frank Zobel, wakil direktur Addiction Switzerland. “Saat ini Anda bisa mendapatkan satu dosis kokain dengan harga sekitar 10 franc [sekitar Rp180 ribu], tidak lebih mahal dari harga sebotol bir.”

Masih Berisiko Sebabkan Kematian

Wacana melegalkan kokain di Bern memang masih menjadi pro dan kontra. Salah satu yang menentang rencana legalisasi kokain itu menganggap warga akan banyak yang mengalami overdosis dan menyebabkan risiko kematian.

“Kokain dapat mengancam nyawa baik bagi pengguna pertama kali maupun jangka panjang. Konsekuensi overdosis, namun juga intoleransi individu terhadap jumlah terkecil sekalipun, dapat menyebabkan kematian,” kata juru bicara pemerintah kota Bern.

Selain para politisi, beberapa ahli pun masih berdebat mengenai penggunaan kokain. Tak sedikit dari mereka yang menyetujui dan tak sedikit pula yang merasa khawatir terkait zat adiktif itu.

“Kokain adalah salah satu zat adiktif paling kuat yang diketahui,” kata Boris Quednow, ketua kelompok Pusat Penelitian Psikiatri Universitas Zurich.

Sementara itu, bagi para pengguna kokain di Swiss, legalisasi kokain dianggap bakal memudahkan pengobatan lebih mudah. Lebih jauh lagi, kekerasan dan kejahatan di negara itu dianggap bakal berkurang.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments