Mahfud MD dan TPPU Temukan Transaksi Diduga Pencucian Uang Sebesar Rp189 Triliun

by | Nov 2, 2023

Ekonomi | Hukum | Kriminal | Mahfud MD | Pencucian Uang
Mahfud MD

FOMOMEDIA – Mahfud MD dan TPPU temukan transaksi sebesar Rp189 triliun yang diduga pencucian uang dan melibatkan pengusaha berinsial SB.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama tim satgas Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) menemukan kasus transaksi mencurigakan sebesar Rp189 triliun.

“Penyidik Direktorat Jenderal Bea Cukai meyakini telah memperoleh bukti permulaan terjadinya tindak pidana kepabeanan dalam penanganan surat yang dikirim oleh PPATK nomor SR-205/2020 dengan transaksi mencurigakan sebesar Rp189 triliun,” kata Mahfud di Kantor Kemenko Pulhukam, Rabu (1/11/2023) kemarin.

Kata Mahfud, angka 189 triliun rupiah merupakan tranksasi terbesar dalam kasus importasi emas. Kasus TPPU ini bagian dari transaksi mencurigakan senilai Rp349 triliun yang terungkap dari Laporan Hasil Analisis (LHA) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Naik Tahap Penyidikan

Dalam jumpa pers, Mahfud mengatakan bahwa kasus tindak pindana pencucian uang sudah naik ke tahap penyidikan dengan menerbitkan surat perintah penyidikan.

“Penyidik telah menerbitkan surat perintah penyidikan bernomor 7, tanggal 19 Oktober 2023 dengan dugaan pelanggaran undang-undang kepabeanan dan undang-undang tindak pindana pencucian uang,” ucap Mahfud.

Penyidikan tersebut telah disampaikan kepada bidang pidana khusus Kejaksaan Agung Republik Indonesia lewat surat pemberitahuan dimulai penyidikan.

Masuknya ke tahap penyidikan, Satgas TPPU bekerja sama dengan Dirjen Bea Cukai, Dirjen Pajak, KPK, Kejagung, dan Polri.

Baca juga:

Pengusaha Berinisial SB

Mahfud menjelaskan kasus TPPU ini telah melibatkan tiga entitas yang dipegang oleh sosok pengusaha berinisial SB. Sosok SB tidak bermain sendiri, tetapi terlibat dengan perusahaan di luar negeri.

Mahfud menambahkan bahwa Direktoral Jenderal Pajak telah melaporkan bahwa grup SB melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara tidak benar.

“Data sementara yang diperoleh, terdapat pajak kurang bayar beserta denda yang diperkirakan mencapai ratusan miliar untuk grup SB,” kata Mahfud.

Penulis: Safar

Editor: Elin

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Pemerintah akhirnya mencabut aturan pembatasan barang bawaan dari luar negeri. Aturan tersebut sebelumnya tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor yang diubah menjadi Permendag Nomor 3 Tahun 2024. […]

[…] Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta supaya pemerintah tidak tergila-gila terhadap investasi asing. Pernyataan tersebut muncul usai peristiwa ledakan tungku smelter nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel di Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (24/12/2023). […]