Lagu “Now and Then” Sudah Bisa Didengarkan di YouTube dan Spotify

by | Nov 3, 2023

Musik | Teknologi | The Beatles
grup the beatles

FOMOMEDIALagu “Now and Then” karya The Beatles telah rilis di platform streaming musik. Lagu terakhir The Beatles itu direkam ulang dengan bantuan AI.

The Beatles akhirnya resmi merilis lagu terakhir mereka bertajuk “Now and Then”. Grup musik asal Liverpool yang sudah bubar itu masih bisa menetaskan karyanya lagi berkat bantuan kecerdasan buatan (AI/artificial intelligence).

“Now and Then” bisa didengarkan melalui beberapa platform streaming musik seperti Spotify dan YouTube resmi The Beatles. Lagu tersebut ditulis dan direkam secara pribadi oleh John Lennon. Namun, lagu itu belum sempat dirilis secara resmi.

Saat Lennon meninggal pada 1980, rekaman lagu itu disimpan oleh istri Lennon, Yoko Ono. Pada 1994, Ono menyerahkannya kepada anggota The Beatles lainnya, Paul McCartney.

Di tangan McCartney, rekaman “Now and Then” tidak bisa dirilis, tetapi saat ia bersama Ringo Starr dan George Harrison mencoba merekam ulang.

Dokumenter Lagu “Now and Then”

Dalam sebuah dokumenter pendek yang diunggah di YouTube The Beatles, mereka bercerita awal mula dan penggarapan “Now and Then”. Beberapa kesulitan pun dialami tiga orang itu.

“Musik bagus dalam suatu band, tercipta dari ikatan emosional. Bergabungnya empat kepribadian kami yang amat berbeda dalam The Beatles adalah sesuatu yang istimewa. Ketika kehilangan John, kami tahu semuanya sudah berakhir. Namun, pada 1994 tak disangka muncul kesempatan bagus yang mendorong kami untuk bermusik bersama lagi,” kata narator film pendek itu, dikutip dari YouTube The Beatles.

Dalam film yang dirilis pada Rabu (1/11/2023) lalu, menampilkan bagaimana Lennon mampu diterima lagi di The Beatles. Sisa anggota The Beatles tersebut ingin melibatkan Lennon dalam karya terakhir.

Baca juga:

“Mendengar suara John adalah sesuatu yang sangat berharga bagi kami. Aku yakin, dia akan senang sekali bila bisa berkumpul lagi bersama kami,” ujar Harrison.

Mengaku Kesulitan

Dalam proses pembuatan rekaman ulang, tiga pentolan The Beatles mengaku kesulitan. Apalagi, suara yang ada di dalam rekaman awal Lennon terdapat suara-suara piano yang tidak begitu jelas terdengar.

“Pada demo tape John, pianonya agak sulit untuk didengar. Dan pada masa itu, tentu saja, kami tidak memiliki teknologi untuk melakukan pemisahan. Kami agak kehabisan tenaga dan waktu. Sesekali hanya mendekam di lemari,” kata McCartney, dikutip dari The Guardian.

Bahkan, McCartney juga merasa ragu apakah ia bersama sisa anggota The Beatles mampu merekam ulang karya “Now and Then”. Namun, lambat laun, akhirnya karya Lennon terakhir itu bisa direkam ulang berkat bantuan AI.

Selain itu, peran Peter Jackson dalam memisahkan suara Lennon perlu mendapat apresiasi. Sutradara kondang tersebut mampu memecah kebuntuan yang dihadapi baik oleh McCartney, Starr, dan Harrison.

“Kami memiliki suara dan piano John dan dia [Jackson] dapat memisahkannya dengan AI,” kata McCartney dikutip dari BBC.

“Jadi, ketika kami datang untuk membuat rekaman terakhir The Beatles, itu adalah demo yang dimiliki John [dan] kami dapat mengambil suara John dan menjadikannya murni melalui AI ini,” pungkasnya.

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments