Klinik Fisioterapi NHS Bakal Pakai Teknologi AI

by | Jun 10, 2024

Internasional | Kesehatan | Teknologi
Fisioterapi NHS

FOMOMEDIAPenggunaan AI dalam pelayanan fisioterapi di NHS membantu para pasien. Akankah teknologi semacam ini dikembangkan di berbagai lini kesehatan lainnya?

Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service/NHS) berbasis di Britania Raya bakal menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam layanan fisioterapinya. Layanan ini bakal diluncurkan tahun ini sebagai upaya mengurangi waktu tunggu di tengah meningkatnya permintaan dan kekurangan staf.

Menyitat The Guardian, adanya pelantar memakai teknologi AI itu bakal menyediakan janji temu video otomatis pada hari yang sama. Dengan begitu, maka layanan fisioterapis digital melalui aplikasi untuk merespons informasi yang diberikan oleh pasien jadi lebih real time.

Dalam hal penggunaan, NHS adalah yang pertama menggunakan teknologi AI untuk memudahkan pelayanan. Layanan tersebut mendapat persetujuan langsung dari regulator kesehatan, Care Quality Commission.

Bagi para pasien yang mencari fisioterapi untuk masalah, seperti sakit punggung, akan dirujuk ke Flok Health. Aplikasi dengan bantuan AI ini digunakan oleh NHS untuk memudahkan adanya pelayanan cepat. Pasien pun bisa segera mendapatkan rujukan.

Para pihak yang memberikan ide ini menyebut bahwa layanan dengan bantuan AI bisa lebih cepat daripada manual yang dikerjakan manusia. Para pasien akhirnya tidak terlalu lama menunggu untuk mendapat rujukan ke dokter.

Dari beberapa kasus yang sudah terjadi, daftar tunggu di pelayanan kesehatan memang menjadi permasalahan sendiri. Salah satunya adalah daftar tunggu pasien yang berobat masalah muskuloskeletal, seperti nyeri punggung, leher, dan lutut.

Masalah daftar tunggu para pasien muskuloskeletal dianggap mengalami peningkatan 27 persen sejak Januari 2023. NHS sendiri menyebut 30 juta hari kerja di Inggris telah hilang lantaran orang-orang yang mengalami muskuloskeletal.

Belum Bisa seperti Manusia

Meski digunakan untuk memudahkan dalam hal layanan di klinik fisioterapi, beberapa pihak mengklaim bahwa AI belum bisa meniru manusia. Termasuk dalam hal meniru keterampilan seorang fisioterapis terlatih. Hal ini berkaitan dengan kompleksnya masalah dan kasus yang dihadapi.

BACA JUGA:

Namun, beberapa masalah lainnya seperti tingginya permintaan pengobatan itu di Inggris juga dinilai terlalu tinggi. Hal tersebut diungkapkan oleh Chartered Society of Physiotherapy (CSP).

“Tidak ada keraguan bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk mengatasi daftar tunggu NHS yang sangat besar, terutama untuk layanan muskuloskeletal dan AI memiliki potensi besar untuk menjadi tambahan dalam pekerjaan fisioterapis,” kata pimpinan informatika kesehatan CSP, Euan McComiskie, dikutip dari The Guardian.

“Sayangnya, AI belum bisa meniru penilaian klinis dan keterampilan seorang fisioterapis yang harus terdaftar di badan pengatur undang-undang, Health and Care Professions Council (HCPC),” lanjutnya.

Terdapat Hasil Positif

Sementara itu, kehadiran aplikasi semacam Flok Health telah membantu pelayanan. Apalagi, dari Mei sampai Desember 2023, setidaknya ada 1.000 staf NHS yang menderita sakit punggung dan mendapatkan perawatan.

Para pasien yang dirawat bakal dinilai oleh rekaman video yang dilakukan oleh AI. Dari situ, kemudian AI bekerja untuk mengevaluasi gejala. 

Jika alat AI menyetujui untuk dilakukan pengobatan, maka pasien bakal dibuatkan janji temu. Para pasien pun mendapatkan resep secara digital dan pemantauan dari jarak jauh.

Sejauh ini, setidaknya ada empat dari lima pengguna Flok Health yang mengalami kondisi membaik usai memakai pelantar itu. Dengan demikian, akankah pelayanan yang dilakukan di NHS ini bisa dikembangkan di banyak tempat?

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments