Ketika Sekelompok Ilmuwan Mencoba Teknologi VR pada Tikus

by | Dec 17, 2023

Berita Unik | Riset | Teknologi

FOMOMEDIA – VR sudah bukan hal asing lagi bagi manusia. Akan tetapi, bagaimana kira-kira reaksi tikus jika dihadapkan pada teknologi VR tersebut?

Kacamata virtual reality (VR) memang populer dewasa ini. Biasanya, teknologi itu digunakan untuk melihat sebuah realitas lain yang disuguhkan dalam bentuk video yang langsung dilihat di depan mata manusia.

Namun, apa jadinya jika kacamata VR tersebut digunakan oleh tikus?

Hal tersebut memang benar-benar terjadi. Para peneliti dari Northwestern University telah melakukan uji coba itu.

Mereka menggunakan alat yang bernama Miniature Rodent Stereo Illumination VR (iMRSIV) yang khusus untuk tikus. Menariknya, kacamata tersebut juga terdiri dari dua lensa dan dua layar.

Dalam hal penggunaan, kacamata itu dipisahkan di antara kedua mata untuk memberikan gambar 3D yang berkualitas. Hewan pengerat semacam tikus digadang akan memiliki pengalaman terbaik yang seakan-akan seperti nyata.

Seperti VR Manusia

Penggunaan kacamata VR pada tikus tersebut juga dianggap persis dengan yang digunakan manusia. Para tikus tidak akan dapat melihat dunia luar dan dibuat seakan berada di tempat lain.

Namun, yang membedakan yakni penggunaan headset. Biasanya, fitur ini digunakan manusia langsung di telinga, tetapi untuk tikus hanya diberikan tepat di depan wajah.

Selain itu, seperti dilaporkan Sky News, bahwa penggunaan kacamata VR pada tikus dianggap akan membuat hewan itu memiliki pemahaman yang lebih baik tentang perilakunya.

Penggunaan kacamata VR pada tikus itu pun masih terbatas dan ada beberapa kekurangan. Salah satunya yakni bentuk kacamata yang belum melingkar. Alhasil, si tikus pun masih bisa melihat celah dan mengintip dunia nyata.

Para peneliti meyakini, bahwa dengan mensimulasikan kacamata VR itu pada tikus, hewan tersebut akan mengetahui beberapa ancaman. Apalagi, di dalam video yang ditampilkan, tikus itu seakan sedang menjadi sasaran dari pemangsa udara seperti burung.

“Kita bisa mengamati aktivitas otak saat ia mengejar lalat, misalnya. Aktivitas itu melibatkan banyak persepsi kedalaman dan perkiraan jarak. Itu adalah hal-hal yang bisa kita mulai tangkap,” kata John Issa, salah satu rekan peneliti, dikutip dari Sky News.

Sementara itu, dengan uji coba yang dilakukan kepada tikus, akan membuat penelitian lebih jauh lagi mengenai dampak VR pada otak. Tikus dianggap sebagai hewan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan.

Para peneliti pun bisa mengembangkan dan menyandingkan penelitian serupa pada otak manusia. Mereka juga dapat membantu mendapatkan wawasan baru tentang cara kerja otak manusia yang beradaptasi dengan lingkungan di dalam kacamata VR itu.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] yang menerima implan cip otak dari perusahaannya. Miliarder dan CEO Tesla itu mengatakan bahwa pasien yang menerima implan otak pada Minggu (28/1/2024) lalu, saat ini sedang berada pada masa pemulihan yang […]

[…] Ketika Sekelompok Ilmuwan Mencoba Teknologi VR pada Tikus […]

[…] berpergian jauh dan meninggalkan kendaraan di rumah lumayan lama, berhati-hatilah dengan kehadiran tikus. Hewan pengerat itu ternyata merupakan ancaman terbesar bagi kendaraan yang menganggur di […]