Ketika Lagu John Cena Jadi Anthem Gerakan Kiri Afrika Selatan

by | Aug 7, 2023

Afrika Selatan | Hiburan | Internasional | John Cena | Musik | Politik

FOMOMEDIA – Ketua Umum Partai Pejuang Kebebasan Ekonomi (EFF) Afsel, Julius Malema, menggunakan lagu John Cena untuk menutup pidatonya yang berapi-api.

Gelar “doktoral” John Cena boleh saja berada di bidang thuganomics, di mana dia adalah pakar dari segala pakar dalam hal “menghabisi” orang lain secara verbal. Meski begitu, Cena ternyata punya kontribusi yang lumayan besar dalam hal perekonomian, khususnya bagi masyarakat Afrika Selatan.

Mungkin kamu bertanya-tanya. Kok, bisa John Cena membantu perekonomian Afrika Selatan?

Jawabannya, ya, tentu saja bisa karena apa, sih, yang tidak bisa dilakukan seorang Cena? Bergulat, menyanyi rap, akting, sampai berbicara bahasa China, semua bisa dilakukan olehnya. Cena adalah sosok serbabisa dan itu sudah dibuktikan sosok asal Amerika Serikat itu selama lebih dari dua dekade.

Nah, soal membantu perekonomian Afrika Selatan itu, jawabannya agak sedikit panjang.

Jadi, di Afrika Selatan ada sebuah partai politik berhaluan kiri alias komunis yang bernama The Economic Freedom Fighters (Pejuang Kebebasan Ekonomi). Partai ini didirikan oleh Julius Malema pada 2013 dan, sampai sekarang, Malema masih menjadi ketua umumnya.

Julius Malema, Ketua Umum EFF. (Foto: EWN)

Menurut keterangan di website resmi EFF, partai ini merupakan “gerakan emansipasi ekonomi yang radikal dan militan”. Tujuan mereka adalah menjadi wadah bagi “kaum revolusioner, aktivis militan, organisasi berbasis komunitas, serta kelompok lobi untuk mencapai emansipasi ekonomi.”

Secara garis besar, EFF ingin agar Afrika Selatan pada khususnya dan Afrika pada umumnya untuk bisa merdeka dari pengaruh-pengaruh asing, terutama Barat, dalam menghidupi diri mereka sendiri. Meminjam istilah Bung Karno, EFF menginginkan Afrika yang berdikari.

John Cena Muncul di Peringatan Harlah EFF

Sekitar satu pekan yang lalu, EFF menggelar sebuah acara besar di FNB Stadium, Johannesburg, Afrika Selatan untuk memperingati harlah yang ke-10. Dalam acara tersebut, Malema berbicara panjang lebar dengan penuh semangat mengenai visinya bersama EFF.

Di sinilah kemudian John Cena berperan. Pidato berapi-api Malema itu kemudian ditutup dengan diputarnya lagu tema John Cena, “My Time Is Now”. Diiringi semburan confetti, lagu “My Time Is Now” itu membuat orang-orang yang hadir di stadion jadi semakin bersemangat. Ditambah lagi, selama lagu diputar, Malema menunjukkan karismanya dengan gestur tangan terkepal.

Entah apakah Cena tahu lagunya digunakan dalam sebuah kampanye di Afrika atau tidak, yang jelas momen tersebut ramai dibicarakan di media sosial. Video yang diunggah akun Twitter @RapMusic, misalnya, sudah disaksikan 3,3 juta kali, diretwit lebih dari 5.700 kali, dan disukai lebih dari 22 ribu orang. Video itu pun diunggah ulang oleh berbagai akun lain.

Cena boleh jadi tidak tahu apa yang terjadi di Johannesburg sepekan silam. Namun, sambutan meriah hadirin saat “My Time Is Now” diputar di stadion mestinya bisa membuat Cena bangga. Sebab, mengingat Cena sekarang merupakan figur yang membuat penggemar WWE terpecah belah, boleh ini adalah kali pertama seantero arena bertempik sorak saat lagu temanya diputar setelah sekian lama.

Penulis: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments