Jokowi Obral Harga Tanah IKN Kurang dari Rp1 Juta Per Meter

by | Nov 3, 2023

Ekonomi | IKN | Politik
Jokowi Obral Tanah IKN

FOMOMEDIA – Mumpung masih murah, Jokowi menawarkan tanah di IKN Nusantara kurang dari Rp1 juta per meternya untuk berinvestasi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pengusaha untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Menurut Jokowi, saat ini adalah momentum yang tepat lantaran harga di tempat itu masih murah.

Jokowi pun membandingkan harga tanah yang ada di IKN dengan harga tanah di di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta. Di tempat itu, Jokowi menyebut harga tanah sudah melejit hingga Rp200 juta per meter.

“Jadi saya mengajak Bapak Ibu semuanya mumpung harga tanahnya masih murah. Karena kalau beli di SCBD mungkin harga tanah per meter sudah Rp 200 juta, di Menteng Rp 150 juta, di Balikpapan sudah Rp 10-15 juta, di sini (IKN) masih di bawah Rp 1 juta,” kata Jokowi, dikutip dari Kumparan.

Pernyataan Jokowi tersebut disampaikan dalam acara Kompas 100 CEO Forum, Kamis (2/11/2023) kemarin. Di acara itu, Jokowi meminta supaya para pelaku usaha untuk bergerak cepat membeli tanah-tanah di IKN. Jika tidak segera dibeli, kata Jokowi, harganya akan naik.

“Tapi mungkin minggu depan sudah naik. Benar-benar. Bulan depan sudah naik. Karena memang harganya bergerak terus. Kalau peminat banyak masa dijual murah. Ya ndak lah. Otorita pintar,” ujar Jokowi.

Baca juga:

Jokowi Kebut Pembangunan IKN

Pembangunan IKN Nusantara terus dikebut. Pengebutan itu tercermin dalam acara peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk pembangunan Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Kamis (2/11/2023) kemarin.

Acara tersebut merupakan salah satu pengebutan pembangunan IKN yang dilakukan oleh Jokowi. Mulai dari rumah dan mal akan segera dibangun.

Pengebutan proyek ibu kota baru tersebut bukan tanpa sebab. Salah satunya, Jokowi menginginkan supaya para pengusaha semakin yakin bahwa akan ada keberlangsungan proyek tersebut.

“Pasti rampung. Kalau yang lain-lain itu bisa sampai 15 tahun. Supaya tahu, supaya enggak terjadi miss. Enggak. 15 tahun kurang lebih. Tapi mungkin bisa maju kalau swastanya ngebut. Seperti sekarang ini kalau tiap bulan groundbreaking 10, 15, 20 itu baru akan cepet,” lanjut Jokowi.

Pemerintah Tidak Bisa Sendirian

Sementara itu, Jokowi menyatakan bahwa dalam pembangunan IKN Nusantara tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Menurut Jokowi, perlu peran semua pihak, termasuk utamanya dari para pengusaha dan investor.

Sebagai contohnya di Guyana. Negara di kawasan Amerika Selatan tersebut berhasil memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tercepat, berkat kolaborasi antara pemerintah dengan sektor swasta. Digarap oleh swasta dan diatur oleh pemerintah, begitu yang benar,” kata Jokowi, dikutip dari akun X resmi kepresidenan.

Kini, kata Jokowi, sudah banyak investor asing yang terlibat dalam proyek pembangunan IKN. Namun, pemerintah memprioritaskan investor dari dalam negeri.

Menurut laporan Sekretariat Negara, hingga akhir Desember 2023 nanti, realisasi investasi yang ada di IKN telah mencapai Rp45 triliun. Selain itu, pembangunan di IKN sendiri akan dibiayai 20 persen melalui APBN. Sisanya, 80 persen akan ditawarkan kepada sektor swasta dan dunia usaha melalui skema public private partnership.

Penulis: Sunardi

Editor: Elin

Ilustrator:

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] tersebut keluar lantaran hingga saat ini belum ada kepastian mengenai penyelesaian Ibu Kota Nusantara (IKN). Termasuk gedung DPR yang bakal dibangun di […]

[…] Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah meminta masyarakat adat di wilayah IKN untuk angkat kaki. Permintaan itu disampaikan oleh Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan melalui Surat Nomor : 179/DPP/OIKN/III/2024. Perihal Undangan arahan atas Pelanggaran Pembangunan yang Tidak Berizin dan atau Tidak Sesuai dengan Tata Ruang IKN, pada 4 Maret 2024 […]

[…] tempat kampanye awal itu, Anies juga menyinggung masalah Ibu Kota Negara (IKN) yang akan dipindah. Menurutnya, jika terpilih menjadi presiden, ia akan mengkaji ulang […]