Israel Peringatkan Perang Bisa sampai Beberapa Bulan Lagi

by | Dec 15, 2023

Gaza | Hamas | Internasional | Israel | Perang | Politik

FOMOMEDIA – Sudah didesak Amerika, tetapi Israel bergeming. Israel menyatakan perang masih akan berlangsung beberapa bulan lagi.

Israel benar-benar tidak menghiraukan desakan dari dunia internasional. Meski mayoritas suara Majelis Umum PBB mendesak untuk segera melakukan gencatan senjata, Israel justru abai. Negara tersebut tetap melakukan serangan kepada Hamas secara membabi buta.

Pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memang tidak main-main. Israel dianggap akan benar-benar ini menyingkirkan Hamas hingga tak tersisa.

Kali ini, sejak gencatan senjata sementara telah berakhir, Israel terus melakukan serangan ke berbagai titik di Gaza. Bahkan, perang tersebut dianggap akan memakan waktu beberapa bulan ke depan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.

Pernyataan Gallant muncul usai pertemuan dengan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan, Kamis (14/12/2023). Menurut Gallant, perang melawan Hamas di Gaza akan memakan waktu lebih dari beberapa bulan lagi.

“Hamas adalah organisasi teroris yang membangun dirinya selama lebih dari satu dekade untuk melawan Israel, dan mereka membangun infrastruktur di bawah tanah dan di atas tanah dan tidak mudah untuk menghancurkannya. Hal ini memerlukan jangka waktu tertentu,” kata Gallant, dikutip dari Times of Israel.

Desak Tidak Menyerang Sembarangan

Dalam pertemuan dua tokoh itu, AS meminta Israel untuk mengurangi eskalasi perang dalam waktu dekat. Selain itu, Washington diketahui juga tidak sepakat dengan tindakan Israel yang menyerang tanpa pandang bulu.

Namun, desakan yang dilakukan oleh pemerintahan Biden tersebut ditolak oleh Netanyahu. Dalam pertemuannya dengan Sullivan, Netanyahu mengatakan bahwa negaranya akan tetap menggempur wilayah-wilayah Gaza yang dianggap sebagai basis Hamas.

Padahal, di sisi lain AS sendiri saat ini sudah menekan Israel untuk mengurangi serangan. Salah satunya dengan menahan pengiriman senjata ke negara itu.

Adanya kabar tersebut telah menandai bahwa saat ini hubungan Washington dengan Tel Aviv tidak harmonis. Netanyahu pun tidak ambil pusing adanya hubungan yang meregang itu.

Menurut laporan The Guardian, Netanyahu membenarkan kabar itu. Menurutnya, ada ketidaksepakatan dengan Washington mengenai bagaimana Gaza akan diperintah. Namun, Israel akan tetap kukuh menyerang dan bertanggung jawab secara keseluruhan atas kerusakan di Gaza.

Pernyataan Netanyahu semakin membuat dunia internasional was-was. Apalagi, jumlah korban akibat perang Israel dan Hamas telah memakan lebih dari 18 ribu korban jiwa.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments