Inggris Nyatakan Serdadu Wagner Group sebagai Teroris

by | Sep 7, 2023

Inggris | Internasional | Politik | Rusia | Wagner Group

FOMOMEDIA – Sejak kematian pemimpinnya, Wagner Group diperintahkan untuk tunduk pada Rusia. Kini, mereka dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Inggris.

Kelompok serdadu bayaran Wagner Group dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh Inggris. Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Inggris tidak lama setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan tentara Wagner tunduk dan patuh pada Rusia.

Pernyataan tersebut diajukan di parlemen Inggris pada Rabu (5/9/2023) kemarin. Kemendagri Inggris menyatakan bahwa menjadi anggota atau mendukung kelompok bayaran Rusia tersebut di Inggris adalah ilegal.

Semenjak pemimpin Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, tewas dalam insiden kecelakaan pesawat pada Rabu (23/8/2023) lalu, kelompok serdadu bayaran itu kehilangan arah. Bahkan tak hanya Prigozhin, kecelakaan pesawat tersebut juga menewaskan komandan senior Wagner, Dmitry Utkin.

Seminggu setelah tewasnya para pemimpin serdadu bayaran tersebut, Wagner Group seakan tidak memiliki pijakan lagi. Kini, mereka sedang diseret untuk masuk ke dalam barisan tentara Rusia.

Larangan Berdasarkan UU

Dari hal itulah, Kemendagri Inggris segera melarang keberadaan tentara Wagner Group. Lembaga pemerintah tersebut mengatakan bahwa keputusan diambil untuk melarang kelompok Wagner berdasarkan Undang-Undang (UU) Terorisme tahun 2000. 

“Wagner adalah organisasi kekerasan dan destruktif yang telah bertindak sebagai alat militer Rusia pimpinan Vladimir Putin di luar negeri,” kata Suella Braverman, Sekretaris Negara Urusan Dalam Negeri Britania Raya, dikutip dari The Guardian.

“Sementara, rezim Putin memutuskan apa yang harus dilakukan terhadap monster yang diciptakannya, aktivitas destabilisasi Wagner yang terus berlanjut hanya akan terus mendukung tujuan politik Kremlin,” lanjutnya.

Berperan dalam Invasi Ukraina

Tentara Wagner memang memiliki pengaruh di sejumlah tempat. Salah satunya yakni sebagai penyokong tentara Rusia yang sedang menginvasi Ukraina sejak Februari 2022. Bahkan, pengaruhnya pun sampai di daerah konflik seperti Suriah, Republik Afrika Tengah, Sudan dan Libya.

Peran Wagner Group dalam menyokong Rusia di berbagai konflik pun jadi perhatian Inggris. Bahkan, dengan adanya pernyataan pelarangan terhadap Wagner, Braverman mengatakan akan semakin memperjelas posisi hukum di Inggris terhadap kelompok tersebut.

“Operasinya di Ukraina, Timur Tengah, dan Afrika merupakan ancaman terhadap keamanan global. Itulah sebabnya kami melarang organisasi teroris ini dan terus membantu Ukraina sebisa mungkin dalam perjuangannya melawan Rusia,” ujar Braverman.

Menurut Braverman, Wagner terlibat dalam penjarahan, penyiksaan, dan pembunuhan keji di beberapa negara telah menjadi ancaman tersendiri. Kini, Wagner dinyatakan sebagai teroris di Negeri Ratu Elizabeth itu.

Penulis; Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments