India Luncurkan Misi Luar Angkasa untuk Pelajari Lubang Hitam

by | Jan 2, 2024

Antariksa | India | Teknologi

FOMOMEDIAIndia luncurkan satelit dengan misi pelajari lubang hitam. Kehadiran India di antariksa mematahkan dominasi dua digdaya: Amerika dan Rusia.

India jadi salah satu negara yang gandrung terhadap riset antariksa. Kali ini negara itu meluncurkan misi luar angkasa untuk mempelajari lubang hitam.

Menurut laporan BBC, India telah berhasil meluncurkan roket yang membawa observatorium baru pada Senin (1/1/2024) kemarin. Roket tersebut diketahui akan mempelajari berbagai objek astronomi.

Menariknya, roket yang diluncurkan oleh Badan Antariksa India ini menjadi misi kedua setelah yang dilakukan oleh NASA pada 2021. Lembaga tersebut mengatakan bahwa misi dari negara yang berada Asia Selatan ini akan meningkatkan pengetahuan lubang hitam.

“Kita akan menghadapi masa-masa yang menyenangkan ke depan,” kata ketua Indian Space Research Organisation (Isro) S Somanath, dikutip dari BBC.

Dalam peluncuran kemarin itu, roket membawa satelit Isro bernama X-ray Polarimeter Satellite (XPoSat). Satelit tersebut akan membawa penelitian yang lebih mendalam tentang lubang hitam.

Adapun lubang hitam sendiri selama ini masih menjadi salah satu misteri yang ada di luar angkasa. Di lubang hitam, mulai dari gravitasi hingga cahaya akan diserap. Alhasil, berbagai materi akan runtuh dengan sendirinya ketika berada di dalam lubang hitam.

BBC menyebut bahwa lubang hitam ini muncul dari bintang-bintang besar tertentu yang telah mati secara eksplosif. 

BACA JUGA:

India Makin Sukses di Antariksa

Satelit XPoSat yang baru saja diluncurkan untuk mempelajari lubang hitam itu diketahui memakan dana sekitar 30 juta dolar Amerika Serikat atau Rp463,9 miliar. Dengan dana segitu, XPoSat diperkirakan memiliki umur hingga lima tahun.

Peluncuran XPoSat tersebut semakin menandai kesuksesan India di antariksa. Badan antariksa negara tersebut kini semakin disejajarkan dengan NASA dan Roscosmos.

Adapun sebelumnya India telah berhasil mendaratkan pesawat luar angkasa Chandrayaan-3 di kutub selatan bulan. Pendaratan yang dilakukan pada Rabu (23/8/2023) itu memang sesuai rencana.

Pendaratan di kutub selatan bulan pun menjadi sebuah hal yang prestise bagi India. Apalagi, belum pernah ada negara-negara lain yang mendaratkan di wilayah itu.

Tak berhenti di situ saja, sehari setelah peluncuran Chandrayaan-3, India diketahui juga meluncurkan Aditya-L1 yang memiliki misi observasi pertamanya mendekat ke matahari.

Sementara itu, peluncuran XPoSat sendiri hanyalah salah satu proyek yang diluncurkan Isro pada 2024 ini. Ke depannya, akan ada lebih banyak proyek-proyek luar angkasa India. Dalam jangka panjang, negara itu bahkan akan menjalankan misi berawak pada 2025 mendatang.

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] jadi salah satu negara yang tidak mau kalah bersaing di luar angkasa. Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) telah meluncurkan pesawat bernama Smart Lander for […]

[…] bahwa ambulans yang membawa Brar melewati desa Dhand di Kaithal, Haryana. Di negara bagian India itu, jalan […]