Ilmuwan AS Sukses Perlambat Penuaan Sel, Bisa Perpanjang Umur Manusia?

by | May 8, 2023

Kecantikan | Kesehatan | Sains

FOMOMEDIA – Apakah suatu hari nanti manusia akan bisa menemukan cara untuk hidup selamanya?

Siapa yang tak ingin awet muda? Baru-baru ini ilmuwan asal Amerika Serikat telah menemukan cara untuk memperlambat penuaan. Tentu hal tersebut menjadi kabar gembira bagi kita semua.

Penemuan yang terjadi baru-baru ini membuat terobosan besar dalam upaya untuk mewujudkan cara memperlambat proses penuaan. Ilmuwan asal Amerika tersebut merancang supaya sel ragi bisa mengaktifkan mekanisme yang mampu mencegah terjadinya degenerasi atau perubahan menjadi sesuatu yang rusak secara menyeluruh.

Proses tersebut adalah osilasi. Osilasi bisa dipahami sebagai suatu cara mengalihkan siklus kerusakan dengan merekayasa gen yang mengatur adanya proses degenerasi sel. 

Para peneliti juga meyakini jika metode yang terus dikembangkan itu selalu mengikuti kemajuan teknologi. Harapannya, supaya di masa depan bisa dengan mudah diterapkan oleh manusia.

Para peneliti yang tergabung dalam tim peneliti dari Universitas California, San Diego (UCSD), mencoba memanipulasi dua kondisi penuaan yang dialami sel ragi. Adanya praktik percobaan itu bertujuan bisa memanipulasi sel ragi supaya kerusakan yang terjadi pada bagian tertentu saja.

Adanya teknik rekayasa tersebut juga mengandalkan sirkuit gen yang bisa dialihkan secara biologis. Proses rekayasa juga bertujuan supaya bisa memperpanjang umur sel.

“Sirkuit gen ini mirip sakelar listrik yang berfungsi mengatur nasib organisme hingga menuju arah penuaan dan kematian,” kata Nan Hao, salah satu profesor biologi molekuler di UCSD, seperti dikutip dari vice.com, Senin (8/5/2023).

Hao juga menjelaskan, adanya jalur yang dipilih sel bisa mempercepat kerusakan pada suatu organisme. Oleh karena itu, Hao melakukan pengamatan supaya dapat menunjukkan bahwa dirinya mampu menjadikan sirkuit gen semacam osilator yang akan memutar sel di antara dua kondisi penuaan.

Keberadaan sirkuit itu bertujuan untuk memperpanjang umur sel dengan siklus kerusakan secara berkala. Pengalihan siklus kerusakan secara berkala itu juga untuk menghindari komitmen berkepanjangan pada kedua mekanisme.

Hao bersama timnya bukan pertama kali melakukan penelitian itu. Dia bersama rekan-rekan peneliti sudah hampir tiga tahun melakukan riset untuk memperlambat degenerasi sel.

Mereka pun berhasil menemukan dua kondisi penuaan yang terjadi pada sel ragi bertunas. Dari amatan tersebut, diketahui bahwa setengah dari keseluruhan sel mengalami kerusakan pada inti sel. Setengah dari sel mengalami penuaan seiring menurunnya fungsi mitokondria yang berfungsi untuk memproduksi energi sel.

Para peneliti itu kemudian menemukan proses osilasi yang berlangsung secara dramatis. Proses osilasi tersebut juga bisa meningkatkan umur sel hingga 82 persen. Jumlah tersebut tentu lebih panjang dari kerusakan normal yang terjadi dalam sel ragi biasa.

“Baru kali ini metodenya digunakan di bidang penelitian yang mendalami proses penuaan. Sebetulnya, model lama kami telah memprediksi kemampuan osilator memperpanjang umur sel. Dan ternyata kemampuannya bisa dibuktikan lewat eksperimen,” lanjut Hao.

Lalu, apakah penelitian yang bisa meningkatkan umur sel itu bisa diterapkan pada manusia? 

Dewasa ini memang sudah banyak produk perawatan, khususnya kecantikan, yang bisa membuat seseorang tampil awet muda. Namun, memperpanjang umur masih menjadi impian dan angan-angan belaka.

Apakah penelitian yang dilakukan oleh Nan Hao dan timnya itu bisa memperpanjang umur manusia? Mari nantikan saja!

Penulis: Sunardi

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments