Ilmuwan: 2023 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

by | Nov 10, 2023

Iklim | Internasional | Krisis Iklim | Pemanasan Global
2023 tahun terpanas

FOMOMEDIA – Tahun ini menjadi pemegang rekor terpanas yang pernah dialami oleh bumi. Butuh langkah konkret untuk menekan kenaikan suhu.

Siapa yang beberapa bulan terakhir ini merasa kepanasan? Ya, pada 2023 ini diperkirakan oleh para ilmuwan menjadi tahun paling panas dibandingkan sebelum-sebelumnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, ketika memasuki Oktober dan November biasanya sudah mulai musim penghujan. Namun, pada tahun ini, bahkan memasuki pertengahan November wilayah Indonesia masih banyak yang belum tersentuh hujan.

Kenaikan suhu bumi telah memengaruhi berbagai wilayah yang ada di bumi. Selain membikin es Antartika mencair, peningkatan suhu bumi juga memengaruhi kebijakan yang tidak ramah terhadap perempuan.

Selain itu, peningkatan suhu bumi juga berpengaruh terhadap rasa bir yang makin nggak enak. Dari beberapa pengaruh tersebut, peningkatan suhu bumi memiliki implikasi yang tak tak main-main.

“Kami dapat mengatakan dengan hampir pasti bahwa tahun 2023 akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat, dan saat ini suhunya 1,43 celsius di atas rata-rata pra-industri,” kata Samantha Burgess, wakil direktur Layanan Perubahan Iklim Copernicus, dikutip dari The Guardian.

Simalakama Penggunaan AC

Seiring dengan semakin naiknya suhu bumi, penggunaan air conditioning atau yang dikenal sebagai AC juga kian tinggi.

Menurut laporan International Energy Agency, saat ini sudah terdapat 1,6 miliar stok AC terpasang. Jumlah tersebut diprediksi akan meningkat menjadi 5,6 miliar pada tahun 2050.

Air conditioning atau biasa dikenal sebagai AC jadi salah satu alat pendingin ruangan yang populer dipakai. Meski memberikan dampak sensasi dingin pada ruangan yang dipasang AC, alat tersebut justru jadi salah satu pendorong pemanasan global.

AC menyerap udara panas yang ada di dalam ruangan lalu dikeluarkan keluar ruangan. Alhasil, panas yang dihasilkan oleh mesin AC itulah yang membuat panas udara di luar ruangan.

Penggunaan AC ini memang jadi simalakama. Di sisi lain teknologi tersebut dibutuhkan, di sisi lainnya lagi teknologi itu juga menimbulkan mudarat.

Baca juga:

Rekor Panas

Selain penggunaan AC, beberapa hal yang memengaruhi kenaikan suhu bumi yakni adanya pembakaran bahan bakar fosil. Jenis bahan bakar tersebut dinilai berperan besar dalam memberikan emisi karbon dioksida.

Peran manusia yang merusak alam juga tidak bisa dinihilkan begitu saja. Manusia telah berperan dalam memompa gas-gas yang memerangkap panas ke atmosfer yang telah meningkatkan suhu bumi sebesar 1,2 celsius sejak Revolusi Industri.

Sementara itu, rekor terpanas suhu bumi tercatat pada bulan Oktober 2023 lalu. Para ilmuwan, sebagaimana menyitat The Guardian, memperkirakan suhu ekstrem ini disebabkan oleh gabungan polusi gas rumah kaca, El Nino, dan beberapa faktor lain.

“Desis bulan Oktober 2023 adalah contoh buruk lainnya yang menunjukkan bagaimana rekor suhu semakin hancur dengan selisih yang sangat besar. Pemanasan global akibat peningkatan emisi gas rumah kaca dan El Nino di Samudera Pasifik tropis memberikan dampak yang sangat buruk terhadap planet ini,” ujar Akshay Deoras, seorang ilmuwan peneliti meteorologi di University of Reading.

Pada 2023 ini, mulai dari Januari hingga Oktober memiliki suhu udara terpanas. Rata-rata 10 bulan tersebut bahkan mengalahkan tahun 2016 yang menjadi pemegang rekor kenaikan suhu bumi sebelumnya.

Lalu, dengan kondisi panas bumi semakin naik, apakah bakal ada langkah konkret untuk menangani? Jika tidak, maka seluruh kehidupan di bumi akan semakin terancam.

Penulis: Sunardi

Editor: Elin

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments