Hutan Kanada Terbakar, Langit Amerika Terlihat seperti Pakai “Filter Meksiko”

by | Jun 9, 2023

Amerika Serikat | Kanada | Kebakaran Hutan | Kesehatan

FOMOMEDIA – Kebakaran hutan di Kanada berdampak luas. Jutaan manusia selama beberapa hari terpaksa harus hidup berdampingan dengan asap.

Kebakaran hutan yang terjadi di Kanada telah menjadi isu internasional. Sebab, dampak yang diakibatkan kebakaran hutan itu sampai merembet ke wilayah Amerika Serikat (AS).

Kepulan asap beracun dari kebakaran hutan Kanada bertahan beberapa hari mengakibatkan sekolah dan aktivitas umum di luar ruangan lumpuh, termasuk penerbangan di sejumlah area.

Layanan Cuaca Nasional AS telah mengeluarkan adanya peringatan tentang kualitas udara untuk hampir seluruh pesisir Atlantik. Tak hanya itu saja, beberapa pejabat kesehatan di negara bagian Vermont, South Carolina, Ohio, Indiana, Michigan, dan Kansas mengeluarkan peringatan bahaya keluar rumah. 

Warga di lebih dari 12 negara bagian AS telah diperingatkan untuk tidak menghabiskan waktu di luar rumah. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi masalah pernapasan karena tingginya tingkat partikel halus di atmosfer.

Salah satu kota yang terkena dampak kepulan asap adalah Kota New York. Salah satu kota metropolitan terpadat di dunia itu harus merasakan asap yang terlihat tebal hingga langit berwarna oranye, seperti pakai “filter Meksiko” di film-film Hollywood.

Masyarakat yang tinggal di kota tersebut pun disuruh untuk memakai Masker N95. Lebih dari 1 juta masker jenis itu telah dibagikan kepada warga New York pada Kamis (8/6/2023).

Menurut IQAir, kualitas udara akibat lebih dari 400 kebakaran hutan Kanada tersebut jadi paling buruk dalam 20 tahun terakhir di New York. Tingkat udara di kota yang memiliki luas 783,8 kilometer persegi itu berada di kisaran 150-200 pada Kamis kemarin.

Adanya kepulan asap dari Kanada sebetulnya sudah ada sejak bulan Mei lalu. Namun, asap yang bergerak mengarah ke selatan itu baru sampai di New York pada Kamis (8/6/2023). Dari total 400 kasus kebakaran hutan, tercatat lebih dari 150 kebakaran aktif yang terjadi di hari kemarin.

Sementara itu, menurut Bryan Ramsey, seorang ahli meteorologi Layanan Cuaca Nasional AS, setidaknya dalam beberapa hari ke depan asap yang mengarah ke selatan akan terus terjadi. 

“Kondisi tersebut cenderung tetap tidak sehat, setidaknya sampai arah angin berubah atau api padam,” kata Ramsey, dikutip dari The Guardian.

Dengan melihat dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan tersebut, AS tak tinggal diam. Presiden Joe Biden mengatakan AS siap memberikan dukungan tambahan untuk membantu Kanada padamkan kobaran api.

Lebih dari 600 petugas pemadam kebakaran dan personel lainnya telah dikerahkan AS untuk membantu pemadaman di Kanada. 

“Kemarin saya berbicara dengan Perdana Menteri (Justin) Trudeau dan menawarkan bantuan tambahan apa pun yang dibutuhkan Kanada untuk mempercepat upaya memadamkan kebakaran ini, terutama di Quebec, di mana kebakaran memiliki dampak paling langsung pada wilayah Amerika,” kata Biden, dikutip dari Al Jazeera.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Agustus 2023, Taking Back Sunday pulang ke rumah mereka di Long Island, New York dan menggelar sebuah pesta di halaman belakang rumah milik Smith bersaudara. Mereka menggelar […]