Hati-hati, Tikus Zaman Sekarang Makin Sering Merusak Kendaraan

by | Dec 30, 2023

Berita Unik | Fenomena | Otomotif | Tikus

FOMOMEDIA – Seringlah mengecek kendaraan yang jarang dipakai. Bukan hanya karat, tikus pun jadi ancaman serius pada kendaraan yang menganggur.

Bagi kamu yang berpergian jauh dan meninggalkan kendaraan di rumah lumayan lama, berhati-hatilah dengan kehadiran tikus. Hewan pengerat itu ternyata merupakan ancaman terbesar bagi kendaraan yang menganggur di rumah.

Menurut laporan RAC, sebuah perusahaan otomotif yang berbasis di Inggris, kerusakan yang disebabkan oleh tikus masuk ke dalam rekor tertinggi. Setidaknya 11 bulan pada 2023 ini terdapat 303 insiden kerusakan kendaraan gara-gara tikus.

Jumlah kerusakan itu lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Menurut laporan Sky News, kerusakan kendaraan akibat tikus meningkat sebesar 55 persen. Bahkan, pada 2018 lalu, hanya terdapat 196 kali insiden.

Adapun beberapa komponen kendaraan yang dirusak oleh tikus ini di antaranya selang bahan bakar, ruang mesin, dan lampu depan.

Selain itu, tikus biasanya juga mengunyah kabel sensor kecepatan, bilah penghapus kaca depan, dan selang rem. Beberapa komponen itu digigit oleh tikus hingga tak berfungsi lagi.

Hewan Pengerat Suka Kendaraan

Selain tikus, hewan pengerat lainnya yang menyukai kendaraan adalah tupai. RAC yang melakukan penelitian di Inggris menyebut bahwa hewan pengerat memang menyukai kendaraan.

“Mobil mati tenaga dan berbau aneh. Saat saya angkat kap mesin dan menghidupkan mesin, filter udara bergerak seperti disedot ke arah mesin,” kata Nick Isaac, salah satu anggota tim patroli RAC, dikutip dari Sky News.

“Ternyata seekor tupai mengambil kacang dari tempat makan burung dan menyimpannya di kotak udara, sehingga membatasi aliran udara ke mobil,” lanjutnya.

Diketahui filter udara yang ada di mobil itu telah digunakan oleh tupai untuk menyimpan kacang. Alhasil, penumpukan pun terjadi.

Keberadaan hewan pengerat pada kendaraan ini, menurut RAC, terjadi karena umumnya kendaraan yang didatangi tikus maupun tupai itu berdekatan dengan makanan.

Para pengemudi yang meninggalkan kendaraan mereka di rumah pun diperingatkan. Setidaknya, jangan menaruh makanan di dalam kendaraan atau di dekatnya ketika akan ditinggal lumayan lama.

Risiko kehadiran tikus di dalam mesin kendaraan ini memang perlu diwaspadai. Bahkan, paling bahaya jika terjadi kerusakan yang pada akhirnya membuat perbaikan memakan biaya mahal.

“Sayangnya, insiden seperti ini lebih sering terjadi daripada yang diperkirakan oleh pengemudi, terutama selama bulan-bulan musim dingin ketika hewan mencari perlindungan dari kondisi dingin,” kata juru bicara RAC, Alice Simpson.

“Untuk mengurangi risiko kerusakan hewan, periksalah mobil Anda jika tidak dikendarai selama seminggu atau lebih. Saran terbaik adalah memastikan tidak ada makanan – untuk hewan peliharaan atau manusia – yang tertinggal di dalam,” tandasnya.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments