Hanya di Jepang Tarung Gulat Dilakukan di Dalam Kereta

by | Sep 23, 2023

Gulat | Jepang | Olahraga

FOMOMEDIA – Tarung gulat di dalam gerbong kereta kini jadi tren baru di Jepang. Ide semacam itu telah mendobrak pakem gulat profesional.

Bertarung di atas ring atau di dalam gedung olahraga memang sudah biasa. Namun, apa jadinya jika bertarung gulat di dalam gerbong kereta cepat?

Ya, itulah yang kini dipromosikan oleh DDT Pro-Wrestling. Promotor gulat profesional Jepang yang berbasis di Shinjuku, Tokyo, tersebut mengadakan pertunjukan di dalam gerbong kereta. Dengan adanya acara itu, setidaknya 75 kursi langsung terjual habis dalam waktu setengah jam.

Dalam pertandingan terakhir, DDT Pro-Wrestling menghadirkan Minoru Suzuki melawan Sanshiro Takagi, Senin (19/9/2023) lalu. Pertandingan dua pegulat profesional Jepang tersebut terjadi di kereta cepat Nozomi Shinkansen berkecepatan 180 mil/jam yang berangkat dari Tokyo hingga Nagoya.

Sky News melaporkan dua pegulat tersebut saling adu jotos dan melakukan manuver berani di samping penonton langsung. Meski begitu, para penonton tidak takut dan justru memilih mengabadikan momen tersebut. 

Pertarungan yang diadakan di dalam gerbong kereta memang tak lazim. Apalagi, pihak penyelenggara memang sengaja menyewa seluruh gerbong untuk pertandingan gulat.

DDT Pro-Wrestling memang saat ini terkenal dengan pertandingan gulat yang diadakan di tempat-tempat tidak biasa. Bahkan, sebelum duel di dalam gerbong kereta, gulat juga biasa dilakukan di dalam toko buku dan tempat perkemahan.

Branding Baru DDT Pro-Wrestling

DDT merupakan singkatan dari Dramatic Dream Team. Awalnya nama DDT itulah yang pertama kali dikenal oleh masyarakat Jepang. Kemunculan lembaga promosi tersebut sudah cukup lama dan bahkan jadi salah satu teratas. 

DDT pertama kali didirikan pada 1997 oleh Shintaro Muto. Namun, promosi gulat independen tersebut akhirnya dibeli dan dikelola oleh Shoichi Ichimiya hingga Desember 2005.

Pada tahun tersebut, DDT diambil alih oleh Sanshiro Takagi yang notabene juga seorang pegulat. Takagi memegang kepemilikan DDT cukup lama, yakni hingga 2017. Pada tahun tersebut Takagi akhirnya melepas DDT ke perusahaan CyberAgent, sebuah perusahaan iklan digital di Jepang.

Di bawah naungan CyberAgent itulah DDT semakin berkembang. Pada 2020 lalu, perusahaan tersebut membeli Pro Wrestling Noah, sebuah promotor gulat profesional Jepang yang didirikan pada 2000.

Dari situlah kemudian hingga dewasa ini nama DDT terkenal dengan DDT Pro-Wrestling. Kini, menggelar pertandingan gulat di tempat tidak umum jadi ciri khasnya.

Peran Minoru Suzuki

Kemunculan Minoru Suzuki yang ada dalam acara gulat DDT Pro-Wrestling jadi salah satu perhatian tersendiri. Pegulat legendaris kelahiran Yokohama, Jepang, tersebut telah mau bergabung dalam beberapa pertandingan di dalam kereta sejak Juli 2023 lalu.

Dalam sebuah iklan penjualan tiket, akun Twitter DDT Pro-Wrestling memperlihatkan sosok Suzuki menantang lawannya di dalam gerbong. Tampilan rambutnya yang khas telah menunjukkan Suzuki terlihat garang.

Dengan tampilan pegulat yang tidak memakai kaus, Suzuki terlihat memukul dan menjatuhkan lawannya. Ia kini jadi salah satu pegulat yang dikenal mau meladeni lawannya di dalam kereta.

Suzuki bersama DDT Pro-Wrestling berhasil membranding acara tersebut. Pertandingan di tempat tak lazim itu pun kini berhasil menyita perhatian masyarakat dunia.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] gulat memang populer dan terkenal di beberapa negara. Beberapa waktu lalu, Jepang memperkenalkan gulat di dalam kereta cepat. Dengan daya tawar itu, Jepang berhasil mem-brand-ing gulat dengan sangat […]