Gibran Tawarkan Kredit Startup di Saat Banyak Anak Muda Terjerat Utang

by | Oct 26, 2023

Gibran Rakabuming Raka | Milenial | Pilpres 2024 | Pinjol | Politik

FOMOMEDIA – Utang anak muda sudah menumpuk, tetapi cawapres Gibran Rakabuming Raka malah berniat menambah opsi baru untuk berutang.

Bakal calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka berjanji jika terpilih akan melanjutkan dan menyempurnakan program yang sudah ada. Bersama bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto, ia juga memberikan janji program baru, salah satunya kredit startup milenial.

Janji pembuatan program kredit startup tersebut disampaikan Gibran saat deklarasi pasangan capres dan cawapres di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (25/10/2023) kemarin. Menurut Gibran, saat ini sudah ada kredit usaha rakyat (KUR) dan jenis kredit lainnya. Namun, ia ingin menambahkan jenis kredit lainnya untuk anak muda.

“Sekarang sudah ada yang namanya KUR, sudah ada yang namanya kredit Mekar, sudah ada wakaf mikro, ada kredit ultra mikro, nanti akan kami tambahkan lagi kredit startup millenial. Ini untuk bisnis-bisnis para milenial yang berbasis inovasi dan teknologi,” kata Gibran, dikutip dari Detik Finance.

Kredit startup tersebut merupakan salah satu program unggulan Prabowo-Gibran. Sementara, program unggulan lainnya yang ditawarkan oleh pasangan tersebut yakni Dana Abadi Pesantren. Menurutnya, dana tersebut merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019.

Selain dua program unggulan itu, Gibran juga menyinggung masalah program Kartu Indonesia Sehat Lansia. Program yang disampaikan tersebut juga merujuk pada Kartu Indonesia Sehat yang sudah ada sebelumnya. Sementara, fokus pada lansia ingin ditambahkan oleh Gibran.

Banyak Anak Muda Terjerat Utang

Pinjaman online atau pinjol dewasa ini jadi layanan keuangan yang banyak dipakai masyarakat Indonesia. Sejak pandemi Covid-19, bisnis pinjol semakin berkembang pesat.

Salah satu sasaran bisnis pinjol ini adalah anak muda. Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Juli 2023, anak muda berusia 19 hingga 34 tahun jadi konsumen terbesar kredit pinjol. Kelompok umur tersebut setidaknya telah menyumbang 54,06 persen atau mencapai Rp27,1 triliun.

Selain menerima kredit pinjol, tak sedikit juga anak muda di kelompok usia tersebut yang berkontribusi besar dalam kasus kredit macet pinjol. Setidaknya, menurut OJK pada Juli 2023, nilai kredit macet pinjol anak muda mencapai Rp782 miliar. Dengan kata lain, 40,24 persen anak muda yang meminjam uang di pinjol gagal membayar.

Melihat data tersebut, kasus terjerat pinjol memang rawan terjadi pada anak muda. Apalagi, anak muda yang terjerat pinjol tersebut merupakan mahasiswa dan pekerja.

Selain pinjol, berbagai utang lainnya juga masih menjerat anak muda, mulai dari paylater, kredit rumah dan kendaraan, hingga kredit-kredit lainnya. Sehingga, sejumlah pihak menganggap, usulan Gibran menambah opsi utang bagi anak muda ini tidak bijak.

Salah satu yang mengkritik adalah novelis Okky Madasari. Lewat Twitter-nya, Okky menulis, “Salah satu masalah utama milenial adalah: banyak milenial terjebak utang.” Artinya, program kredit startup untuk milenial yang diwacanakan Gibran harus dipertanyakan, bukan disambut gembira.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments