Hal-hal Aneh Tapi Nyata di SEA Games Kamboja 2023

by | May 9, 2023

Kamboja | Olahraga | SEA Games 2023

FOMOMEDIA – Kamboja, oh, Kamboja. Pertama kali jadi tuan rumah SEA Games, kok, banyak banget keanehannya?

Tahun ini, untuk pertama kalinya Kamboja menjadi tuan rumah pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara atau SEA Games. Sayangnya, momentum bersejarah ini mesti diwarnai berbagai hal yang, well, bisa dibilang aneh tapi nyata.

Akun Twitter @Sport77Official baru-baru ini merangkum berbagai peristiwa “tak biasa” dari pesta olahraga ini. Pertama, dalam upacara pembukaan di Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, bendera Indonesia terlihat dikibarkan dengan posisi terbalik menjadi putih-merah, mirip bendera Polandia.

Parahnya, tak cuma satu bendera Indonesia dikibarkan dengan posisi salah, melainkan ada beberapa. Entah disengaja atau tidak, tapi hal tersebut jelas tidak terlihat profesional.

Selain insiden itu, hal lain yang tak biasa pada perhelatan akbar se-Asia Tenggara ini adalah munculnya jenis cabang olahraga baru. Mulai dari Arnis, Kun Bokator, Teqball, dan Chinlone yang sangat asing bagi masyarakat Indonesia, dan mungkin negara Asia Tenggara lainnya.

Kamboja sebagai tuan rumah SEA Games 2023 memang berhak punya kuasa untuk menentukan jenis olahraga apa saja yang akan dipertandingkan. Menariknya, dari jenis cabang olahraga yang unik-unik itu, Kamboja bisa sangat dominan dan meraih banyak emas.

Pesta olahraga yang digelar di Kamboja itu memang menampilkan banyak hal yang tak biasa. Kali ini, ketika atlet Indonesia di nomor jalan cepat 20 kilometer menaiki podium untuk menerima medali emas, terlihat podium hanya diterangi lampu mobil!

Peristiwa itu jelas tak banyak yang menyangka. Pesta olahraga yang sudah digelar sejak 1959 itu ternyata masih banyak terkendala masalah teknis. Diketahui, adanya bantuan lampu penerangan dari mobil itu lantaran kualitas penerangan di lokasi memang seadanya.

Kejadian unik lainnya terjadi ketika Timnas Sepak Bola Indonesia U-22 bersiap untuk bertanding melawan Timor Leste, Minggu (7/5) kemarin. 

Momen persiapan para pemain Indonesia di dalam ruang ganti hanya disediakan kursi sederhana. Bahkan, beberapa warganet Indonesia menganggap jika kursi yang digunakan itu merupakan kursi kondangan.

Hal tak biasa berikutnya adalah saat Indonesia dilarang ikut badminton ganda campuran. Alasan Indonesia tidak boleh mengikuti ajang cabang olahraga itu adalah karena Indonesia dianggap sudah maju.

Kamboja hanya ingin negara-negara kurang maju saja yang bisa berpartisipasi. Mulai dari Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Myanmar. Sementara, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand tak bisa ikut.

Dan ngomong-ngomong soal bulu tangkis, tahukah kalian kalau kamar hotel pemain bulu tangkis putri Indonesia bocor?

Sungguh aneh. Namun, ya, itulah realitasnya. Pesta olahraga ini memang perlu banyak dibenahi.

Penulis: Sunardi

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments