Akhirnya, AG Laporkan Mario Dandy atas Tuduhan Pencabulan

by | May 9, 2023

Kekerasan Seksual | Kriminal | Mario Dandy

FOMOMEDIA – AG akhirnya melaporkan mantan kekasihnya, Mario Dandy Satrio (MDS), ke polisi atas tuduhan pencabulan. Namun, mengapa laporan baru sekarang dibuat?

Sosok AG memang menjadi kontroversi. Remaja 15 tahun tersebut menjadi terdakwa dalam kasus kekerasan yang dilakukan oleh MDS terhadap pemuda bernama Cristalino David Ozora.

Dalam kasus tersebut, AG dinyatakan bersalah karena terlibat penganiayaan. Ia divonis 3,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“AG terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu,” kata Hakim Tunggal Sri Wahyuni Batubara pada Senin (10/4/2023) lalu, seperti dikutip dari Kompas.com.

Dari vonis yang diberikan hakim itu, AG mencoba mengajukan banding. Namun, banding ditolak. AG dinilai terbukti secara sah turut serta dalam tindak penganiayaan berencana terhadap David Ozora.

Meski begitu, cerita AG tak berhenti di situ. Terbaru, AG melaporkan MDS yang diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap dirinya.

Laporan AG terdaftar dengan nomor LP/B/2445/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 8 Mei 2023.

“Pelaporan pencabulan terhadap anak itu sudah jelas merupakan tindak pidana. Jadi siapa pun yang berhubungan badan, baik mau sama mau, atau memang dipaksa, itu memang merupakan tindak pidana. Itu sudah diatur di UU kita, bahkan di negara lain juga sudah ditegakkan,” kata pengacara AG, Mangatta Toding Allo, Senin (8/5/2023), seperti dikutip dari era.id.

Adanya laporan dugaan tindakan pencabulan yang dilakukan oleh MDS itu dinilai banyak kontroversi. Beberapa warganet pun mempertanyakan, mengapa baru dilaporkan sekarang?

“Si AG udah beberapa kali hs ama Mario baru merasa dicabuli,” cuit akun Twitter @fhsika tanggapi unggahan @tanyarlfes ihwal laporan dugaan pencabulan.

Sementara itu, akun @rimlainne memberikan wacana beda. Menurutnya, bahwa AG yang berusia 15 tahun itu belum bisa berpikir secara dewasa. “Dia memberi ‘consent’ pun tetep aja statutory rape karena anak umur 15 belum bisa memberi consent. Masuknya masih pencabulan karena melakukan sexual actions towards underage girls.”

“15 tahun masih kategori anak, mau suka sama suka tetep aja masuknya pencabulan. Kamu tau 15 tahun itu masih bocil, punya KTP aja nggak. Bikin tabungan aja harus ada wali karena masih bocil. Gini kok bisa dipercaya consent dia?” tulis akun @hyvnjncute ikut menimpali.

Kini, kasus dugaan pencabulan yang baru saja dilaporkan itu masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. 

Penulis: Sunardi

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Kekerasan seksual kepada anak kembali terjadi. Kali ini seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) sektor Jakarta Timur diduga telah melakukan pencabulan kepada anaknya. […]