Eminem Tak Sudi Lagunya Dipakai Kampanye Vivek Ramaswamy

by | Aug 29, 2023

Amerika Serikat | Eminem | Hiburan | Internasional | Musik | Politik | Vivek Ramaswamy

FOMOMEDIA – Capres Vivek Ramaswamy dilarang menggunakan lagu Eminem dalam kampanyenya. Akankah si capres sayap kanan menggubris tuntutan itu?

Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS), Vivek Ramaswamy, dikabarkan sedang menghadapi tuntutan dari rapper Eminem. Capres yang diusung Partai Republik itu diketahui menggunakan komposisi lagu Eminem untuk kampanye secara ilegal.

Menurut laporan The Guardian, Eminem kini sedang menuntut Ramaswamy untuk menghentikan penggunaan musiknya. Apalagi, musik tanpa izin itu digunakan di atas panggung ketika Ramaswamy menggalang dukungan.

Eminem, melalui perwakilannya, telah mengirimkan surat kepada penasihat Ramaswamy. Pria yang memiliki nama asli Marshall Bruce Mathers III itu keberatan dan mencabut izin penggunaan musiknya oleh Ramaswamy.

Adanya surat tuntutan tersebut dikirimkan ke Ramaswamy pada Rabu (23/8/2023) pekan lalu. Capres sayap kanan yang merupakan seorang investor keuangan di Negeri Paman Sam itu diketahui telah menyanyikan lagu “Lose Yourself” karya Eminem di Iowa State Fair, Sabtu (12/8/2023).

“[Broadcast Music Inc/BMI] akan menganggap setiap penampilan karya Eminem dalam kampanye Vivek 2024 mulai tanggal ini dan seterusnya sebagai pelanggaran material terhadap perjanjian yang hak-haknya dimiliki oleh BMI,” bunyi surat kepada tim kampanye Ramaswamy, dikutip dari The Guardian.

Sementara itu, juru bicara Ramaswamy mengatakan bahwa sewaktu menyanyikan lagu Eminem tersebut, Ramaswamy tidak sedang berkampanye.

“Vivek baru saja naik ke panggung dan melepaskan diri. Yang membuat masyarakat Amerika kecewa, kami harus menyerahkan urusan rapping kepada The Real Slim Shady,” kata juru bicara Ramaswamy.

Siapakah Ramaswamy?

Ramaswamy dikenal sebagai maestro bioteknologi kaya keturunan India. Meski terbilang sosok baru, pria 38 tahun itu sudah menjadi kandidat capres. Ramaswamy, yang juga dikenal sebagai seorang loyalis Donald Trump itu, mendeklarasikan dirinya sebagai capres dari Partai Republik pada bulan Februari 2023 lalu.

Menurut laporan The New York Times, Ramaswamy saat ini memiliki peluang 50 persen bisa menjadi presiden pada Pemilu 2024. Meski dalam jajak pendapat elektabilitasnya berada di angka satu digit, Ramaswamy berhasil mengalahkan banyak pesaingnya.

Dalam kampanye yang dilakukan Ramaswamy, ia seakan terlihat seperti politisi tradisional. Meski seorang Hindu, politikus kelahiran Ohio, AS, tersebut terlihat sedang menarik dukungan kaum evangelis Kristen yang penting bagi partainya.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments