Elon Musk Kenalkan Grok, Chatbot AI Pesaing ChatGPT

by | Nov 6, 2023

Elon Musk | Grok | Kecerdasan Buatan | Teknologi

FOMOMEDIA – Akhirnya Elon Musk punya AI generatif bernama Grok. Chatbot tersebut digadang akan menjadi pesaing ChatGPT.

Perlombaan kecerdasan buatan (AI/artificial intelligence) semakin sengit. Kali ini, Elon Musk akhirnya secara resmi meluncurkan AI bernama Grok

CEO Tesla dan SpaceX tersebut memang tidak main-main dalam mengikuti perlombaan AI. Sebelum nama Grok dirilis, Musk telah mengumumkan pembentukan perusahaan baru berfokus pada AI yang bernama xAI.

Sementara itu, Grok sebagai AI generatif memiliki karakteristik tersendiri. Menurut laporan The Guardian, chatbot tersebut “memiliki jiwa pemberontak” yang terinspirasi oleh The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy.

Tersambung dengan X

Untuk saat ini Grok masih dalam tahap pengujian. Nantinya, Grok akan tersedia di platform X tetapi hanya bisa dinikmati mereka yang telah berlangganan.

Grok memiliki akses real-time ke informasi melalui platform X, yang merupakan keunggulan besar dibandingkan model lainnya. AI ini juga cerdas dan menyukai sarkasme. Saya tidak tahu siapa yang bisa membimbingnya seperti ini,” tulis Musk, dikutip dari akun X miliknya.

Di dalam cuitannya, Musk juga memberikan contoh pengujian Grok. AI tersebut telah memberikan sebuah panduan langkah demi langkah untuk membuat kokain. Hasilnya, Grok mampu memberikan empat langkah sebagai jawaban.

Namun, menariknya, Grok juga memberikan peringatan kepada Musk. Bahwa panduan untuk membuat kokain adalah sesuatu yang berbahaya.

Bercanda! Tolong jangan mencoba membuat kokain. Itu ilegal, berbahaya, dan bukan sesuatu yang saya dorong,” tulis jawaban Grok.

Pemilihan Nama “Grok”

Nama Grok dipilih oleh Musk bukan tanpa sebab. Masih menukil The Guardian, Grok merupakan kata kerja yang diciptakan oleh penulis fiksi ilmiah Amerika Robert A. Heinlein. Sementara, menurut kamus Collins, grok berarti “memahami secara menyeluruh dan intuitif”.

Grok dikembangkan oleh xAI yang meniru The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy, sebuah komedi fiksi ilmiah yang ditulis oleh penulis Inggris Douglas Adams.

Dalam tahap pengembangannya, Grok juga didukung oleh penggunaan model bahasa besar yang disebut sebagai Grok-1. Level bahasa besar tersebut dianggap telah melampaui GPT-3,5, sebuah model bahasa yang digunakan oleh ChatGPT untuk versi gratis.

Namun, dewasa ini, ChatGPT yang dikembangkan oleh OpenAI telah menggunakan GPT-4. Dengan begitu, Grok masih tertinggal jauh oleh ChatGPT.

Untuk saat ini Grok hanya tersedia terbatas di Amerika Serikat sebagai purwarupa. Sementara, fitur-fitur yang lebih lengkap akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang.

Meski baru tahap awal pengembangan, AI yang dikembangkan oleh Musk itu digadang akan menjadi pesaing ChatGPT dan chatbot generatif lainnya. 

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments