Donald Trump Ajukan Banding atas Diskualifikasi Dirinya di Pemilu AS

by | Jan 3, 2024

Amerika Serikat | Donald Trump | Internasional | Politik

FOMOMEDIAPengajuan banding dilakukan Donald Trump supaya dirinya bisa ikut pemilu di Maine. Akankah banding itu diterima?

Donald Trump akhirnya mengajukan banding atas keputusan pejabat pemilu negara bagian Maine yang mendiskualifikasi dirinya dari pemungutan suara. Mantan presiden Amerika Serikat (AS) itu meminta pengadilan tinggi pada Selasa (2/1/2024) membatalkan keputusan tersebut.

Adapun diskualifikasi Trump tersebut dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Maine Shenna Bellows pada 28 Desember 2023 lalu. Pencopotan yang dilakukan oleh politikus Demokrat itu pun membuat Trump tidak terima.

Diskualifikasi pemungutan suara di Maine ini terjadi usai Mahkamah Agung (MA) Colorado pada 19 Desember 2023 melarang Trump turut serta dalam Pilpres di negara bagian itu. Trump dianggap tidak memenuhi syarat untuk menjabat sebagai presiden Amerika Serikat lagi.

Selain itu, presiden ke-45 AS tersebut didiskualifikasi lantaran berdasarkan klausul pemberontakan konstitusional pada 6 Januari 2021 di Capitol. Dari situlah MA Colorado dan disusul putusan Bellows secara resmi mendiskualifikasi Trump.

Sementara, dalam diskualifikasi yang terjadi di Maine, Trump dianggap telah melanggar pasal 3 dari amandemen ke-14. Dalam pasal itu diatur bahwa setiap pejabat yang memegang jabatan tidak boleh terlibat dalam pemberontakan melawan negara.

BACA JUGA:

Bellows Dianggap Bias

Putusan Bellows yang mendiskualifikasi Trump dalam pemilu di Maine dianggap bias. Hal itu disampaikan dalam isi banding yang ditujukan untuk pengadilan tinggi untuk wilayah Kennebec, Maine. 

Dalam bandingnya, Trump dianggap tidak memiliki kesempatan untuk mengajukan pembelaan. Selain itu, banding tersebut menyebut bahwa klaim Bellows juga tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan Trump dari pemilu.

“Keputusan Menteri adalah hasil dari proses yang dipengaruhi oleh bias dan kurangnya proses hukum; bersifat sewenang-wenang, berubah-ubah, dan ditandai dengan penyalahgunaan kebijaksanaan; terkena kesalahan hukum; ultra vires, dan tidak didukung oleh bukti substansial yang tercatat,” kata pengajuan banding Trump ke pengadilan, dikutip dari The Guardian.

“Sekretaris tidak memiliki kewenangan hukum untuk mempertimbangkan tantangan yang diajukan berdasarkan bagian ketiga dari amandemen ke-14,” lanjutnya.

Pengacara Trump meminta pengadilan untuk segera membatalkan keputusan Bellows itu. Ia juga mendesak supaya Trump tetap masuk ke dalam daftar pemilih di negara bagian Maine.

Sementara itu, keputusan pencopotan Trump yang dilakukan oleh Bellows bukanlah dari inisiatifnya secara pribadi. Namun, ia mengaku telah melakukan sidang selama berjam-jam pada 15 Desember 2023 mengenai masalah Trump itu.

Bellows sadar bahwa belum pernah ada menteri luar negeri lain dalam sejarah AS yang mencopot calon presiden karena klausul pemberontakan. Namun, ia menegaskan bahwa selama ini di AS belum ada calon presiden yang terlibat dalam pemberontakan.

Bellows pun berharap bahwa keputusan diskualifikasi Trump di Maine akan diselesaikan oleh MA. Pasalnya, jika MA yang memutuskan, maka keputusan diskualifikasi terhadap Trump dianggap tidak ada unsur politik.

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Donald Trump Ajukan Banding atas Diskualifikasi Dirinya di Pemilu AS […]

weight loss gummies

This is my first time pay a quick visit at here and i am really happy to read everthing at one place.