Disney Resmi Kehilangan Hak Cipta atas Mickey Mouse

by | Jan 2, 2024

Hak Cipta | Hiburan | Internasional | Mickey Mouse

FOMOMEDIA – Versi awal Mickey Mouse tak lagi jadi hak milik Disney, kendati perusahaan masih coba mempertahankannya sebagai merek dagang.

Tahun baru lekas mendatangkan kerugian pada Disney dalam hal potensi finansial. Per 1 Januari 2024, hak cipta Mickey Mouse yang dipegang perusahaan Disney resmi kadaluwarsa.

Alhasil, Disney kehilangan hak eksklusifnya sebagai satu-satunya pihak yang punya hak penuh untuk menggunakan desain tikus menggemaskan itu secara komersial. Menjadi domain publik, karakter Micky Mouse kini bebas dipakai oleh siapa pun tanpa izin. Disney tak lagi berhak meminta royalti.

Karakter yang dimaksud adalah desain Micky Mouse versi paling awal. Yakni, Mickey Mouse dalam film animasi rilisan 1 Oktober 1928, Steamboat Willie.

Mickey Mouse versi pertama itu berbeda dengan versi saat ini. Karakter legendaris itu telah memang mengalami beberapa kali transformasi. Pada versi awal, hidung Mickey Mouse masih runcing seperti tikus. Lengan dan kakinya pun lebih kurus dari versi terkini, serta tak mengenakan sarung tangan.

Merespons The Jazz Singer

Steamboat Willie dibuat oleh kepala animator perusahaan bernama UB Iwerks bersama sang pendiri perusahaan, Walt Disney. Sebelumnya, mereka hanya membuat film bisu. Namun setelah menyaksikan kemunculan The Jazz Singer, film pertama yang suara dan musiknya selaras dengan visualnya, mereka terpikir melakukan hal serupa.

Mereka lantas merekam berbagai suara. Dari peralatan sehari-hari seperti alat dapur, hingga hewan ternak seperti ayam dan sapi.

Pada hari Steamboat Willie tayang di Teater Colony di New York, umat manusia menyaksikan film animasi pertama yang suara dan musiknya telah disinkronkan dengan gerakan di layar bioskop.

Di saat yang sama, penonton juga mengenal tokoh Mickey Mouse yang nantinya begitu melekat dengan perusahaan Disney.

BACA JUGA:

Hak Cipta Kadaluwarsa

Sebetulnya, Steamboat Willie adalah film ketiga Iwerks dan Disney yang dibuat dengan Mickey Mouse sebagai tokohnya. Dua film sebelumnya, Plane Crazy dan Gallopin Gaucho tidak lekas mendapat distributor. Karena keduanya baru rilis belakangan, film ketiga itu jadi film pertama dengan tokoh Mickey Mouse yang dirilis ke publik.

Tiap negara memiliki jangka waktu hak cipta yang berbeda. Karena Steamboat Willie rilis di New York sebelum UU Hak Cipta Amerika 1978, karakter Mickey Mouse mengikuti aturan Copyright Act of 1976.

Menurut regulasi tersebut, masa berlaku hak cipta berlaku hingga 70 tahun setelah kematian penciptanya. Namun, untuk karya yang dibuat secara anonim atau oleh karyawan sebagai bagian dari pekerjaannya, masa berlaku hak cipta berlangsung selama 95 tahun sejak tanggal publikasi.

Maka, setelah tahun 2023 berakhir, berakhir pula masa berlaku hak cipta Mickey Mouse yang digenggam Disney sejak 1928.

Dipertahankan sebagai Merek Dagang

“Versi Mickey yang lebih modern tidak akan terpengaruh oleh berakhirnya hak cipta Steamboat Willie,” kata juru bicara Disney.

Ia menegaskan, tikus ikonik itu akan tetap menjadi wajah perusahaan. “Mickey akan terus memainkan peran utama sebagai duta global untuk Walt Disney Company dalam penceritaan, atraksi taman hiburan, dan barang dagangan kami.”

Meski tak lagi memegang hak cipta Mickey Mouse, Disney masih bisa mempertahankan haknya terhadap karakter itu dengan mengakuinya sebagai merek dagang.

Hak cipta atau copyright memberi pemiliknya otoritas sebagai pemilik eksklusif untuk memproduksi karya dan memberikan izin kepada orang lain untuk menyalin karyanya.

Sementara itu, merek dagang atau trademark secara eksklusif mengidentifikasikan produk sebagai milik perusahaan tertentu. Hak merek dagang mencegah orang lain memakai produk atau layanan perusahaan tersebut tanpa izin. Hak merek dagang juga melindungi perusahaan dari merek lain yang mencoba memiripkan diri dan membingungkan konsumen.

Merek dagang bisa berupa logo, frasa, kata, atau simbol yang dikenali untuk menunjukkan produk tertentu atau membedakannya dari produk sejenis lainnya. Mickey Mouse masih bisa diperjuangkan Disney sebagai merek dagang. Ini bisa jadi celah untuk membatasi publik luas dalam menggunakan desain Mickey Mouse.

Selaras dengan ucapan juru bicara Disney, mereka akan “bekerja untuk melindungi konsumen dari kebingungan yang disebabkan oleh penggunaan yang tidak sah atas Mickey dan karakter ikonik kami yang lain”.

Penulis: Ageng

Editor: Safar

Ilustrator: Luky

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
diet apps

Usually, I don’t read blog posts, but after reading this one, I felt compelled to give it a go. Your writing style truly amazed me. Thank you for a fantastic post.