Diskon Hukuman Ferdy Sambo: Dari Vonis Mati Jadi Seumur Hidup

by | Aug 9, 2023

Ferdy Sambo | Hukum | Kriminal

FOMOMEDIA – Kasasi Ferdy Sambo dikabulkan MA. Dia pun urung dihukum mati. Di hari yang sama, istrinya juga mendapat diskon hukuman 50 persen.

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo. MA mengabulkan kasasi yang diajukan oleh eks Kadiv Propam tersebut dengan mengubah putusan menjadi hukuman penjara seumur hidup.

Sambo awalnya divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta (PN) Selatan pada 13 Februari 2023 lalu. Namun, pria kelahiran Sulawesi Selatan, 9 Februari 1973, itu mengajukan kasasi pada 12 Mei 2023.

Hasil dari kasasi yang diketok pada Selasa (8/8) kemarin membuat Sambo tidak jadi dihukum mati. Kasasi yang ia ajukan berhasil meringankan hukumannya.

Beberapa hakim yang mengetok palu putusan itu ialah Ketua Majelis Suhadi serta 4 anggota, Suharto, Jupriyadi, Desnayeti, dan Yohanes Priyana.

“Perbaikan kualifikasi ‘melakukan pembunuhan berencana secara bersama-sama’. Pidana Penjara Seumur Hidup,” bunyi petikan amar, dikutip dari Kumparan.

Dalam keputusan tersebut belum secara pasti apa yang menjadi pertimbangan MA atas kasasi dari Sambo.

Hukuman Putri Candrawathi Disunat

Selain Sambo, Putri Candrawathi juga ditetapkan bersalah terhadap kasus pembunuhan Brigadir J. Istri Sambo tersebut telah divonis 20 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan.

Sama seperti suaminya, Putri Candrawathi juga terlebih dahulu melakukan kasasi yang diajukan pada 9 Mei 2023. Tetapi, kasasi itu ditolak oleh MA dan hanya memberikan perbaikan pidana. 

Pada hari Selasa (8/8) kemarin, Putri mendapatkan perbaikan pidana itu. Hukuman Putri pun akhirnya disunat MA menjadi 10 tahun.

“Amar putusan kasasi, tolak kasasi penuntut umum dan terdakwa dengan perbaikan pidana menjadi pidana penjara 10 tahun,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Sobandi, dikutip dari CNN Indonesia.

Sebelum putusan tersebut, Putri telah melakukan upaya banding. Namun, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak banding itu.

PT DKI Jakarta menyatakan bahwa Putri adalah pemicu perbuatan keji yang dilakukan suaminya. Selain itu, Putri juga turut menuruti perintah Sambo untuk melakukan laporan palsu ke Polres Jakarta Selatan terkait peristiwa pelecehan seksual.

Kasus Sambo dan Putri

Sambo telah dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J pada 9 Juli 2022. Pembunuhan tersebut dipicu adanya laporan dari Putri kepada Sambo yang mengaku telah dilecehkan oleh Brigadir J.

Mendengar laporan tersebut, Sambo memerintahkan Richard Eliezer untuk mengeksekusi Brigadir J di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Penembakan terhadap Brigadir J disaksikan oleh Sambo, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal. Usai pembunuhan itu, Sambo berupaya untuk menutupinya. Ia pun memerintahkan anak buahnya untuk mengaburkan peristiwa yang sebenarnya.

Beberapa hari setelah peristiwa penembakan, Putri juga disebut sempat memberikan sejumlah uang kepada Ricky, Kuat, dan Eliezer. Ricky dan Kuat diberikan Rp500 juta, sementara Eliezer Rp1 miliar. Namun, nominal tersebut tak kunjung diberikan kepada ketiganya.

Kebenaran pembunuhan terhadap Brigadir J pun terungkap. Seperti peribahasa, sepandai-pandainya menyimpan bangkai baunya tetap tercium juga. 

Kini, para terdakwa pembunuhan Brigadir J mendapatkan keringanan semua. Publik pun mempertanyakan, ada apa di balik semua ini?

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments