Dianggap Tak Becus Kerja, Kades di Sidoarjo Disandera 6 Jam oleh Warga

by | May 26, 2023

Kepala Desa | Politik | Sosial

FOMOMEDIA – Ini cuma Kades di Sidoarjo. Kalau yang dianggap tak becus kerja presid… Eits, awas ada gerobak bakso. πŸ˜›

Baru-baru ini beredar sebuah video warga yang menyandera seorang kepala desa (kades). Penyanderaan terjadi lantaran kades dianggap tak becus kerja.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Kades Sidokepung, Elok Suciati, disandera oleh warganya kurang lebih selama enam jam sejak Selasa (23/5/2023) sampai Rabu (24/5/2023) dini hari.

Warga Desa Sidokepung menyandera Suciati lantaran tak puas dengan kinerja panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Aksi penyekapan terhadap kades itu terjadi di Balai Desa Sidokepung.

Warga berduyun-duyun ke balai desa pada Selasa sekitar pukul 20.00 WIB. Setiba di balai desa, warga langsung meminta penjelasan tentang proses PTSL.

Warga menilai proses PTSL yang dilakukan oleh panitia, yang di dalamnya adalah pemerintah desa, dinilai lamban. Dikarenakan tak puas dengan pelayanan yang diberikan, warga pun nekat mengunci pintu pagar balai desa.

Suciati yang berada di balai desa itu disekap dan tak bisa keluar dari dalam gedung. Ia selama enam jam harus mendekam di balai desa sampai tiba anggota kepolisian yang mengamankan kades.

Momen Suciati bisa keluar dari balai desa dengan dikawal polisi ini kemudian didokumentasikan oleh warga setempat. Kemudian, akun Twitter @luculucuaaan salah satu yang menyebarkan video kades disandera warga itu.

“Penjemputan kepala desa ini satu kompi polisi dari polres,” kata seorang warga yang mengambil video. Warga yang mengambil video tersebut juga mengatakan bahwa masalah PTSL diberhentikan. 

Beberapa warga lain yang melihat Suciati dikawal oleh polisi juga berteriak supaya kades bertanggung jawab. “Tolong suruh tanggung jawab sama warga. Pak polisi saya minta tolong layani warga. Kepala desa harus tanggung jawab kepada warganya.”

Sementara itu, aksi warga yang menggembok pintu pagar balai desa setelah menanyakan masalah PTSL ini juga dikonfirmasi oleh Kapolsek Buduran Polresta Sidoarjo, Kompol Heri Setyo Susanto.

“Jadi pada pukul 20.00 WIB datang dua orang warga ke Balai Desa Sidokepung untuk menanyakan progres PTSL yang ada di desa yang dirasa lambat dalam pelaksanaannya,” kata Heri, seperti dikutip dari kompas.com, Kamis (25/5/2023).

Menurut keterangan Heri, panitia PTSL sudah berusaha menjelaskan adanya keterlambatan. Namun, warga yang merasa tak puas dengan jawaban panitia langsung meminta untuk datang ke balai desa malam itu juga.

Warga merasa kecewa dengan panitia lantaran sebelumya telah menyelesaikan proses administrasi, seperti fotokopi KTP, KK, dan SPPT PBB. Tak hanya itu, warga juga menilai ada indikasi ketidakadilan dalam alur pendaftaran.

Sementara itu, beragam komentar warganet tanggapi unggahan @luculucuaaan yang menunjukkan kades disandera oleh warga.

“Warganya gimana sih, kenapa disekap? Itu pemimpin kalian lo, kalaupun ga bisa kerja kan bisa langsung diculik dan atau digulingkan paksa,” balas akun @aytchyoudee.

“Berhak si menurut gua, karena dipilih oleh kalian-kalian juga. Jadi jangan diem aja buat warganya kalo emang kerjaan kades atau siapapun yang terkait kerjanya ga bener. Kan kalo bener buat lu lu juga dampak positifnya,” tulis @youngpablo_____ menimpali.

Penulis: Sunardi

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments