Denny Indrayana Minta DPR Makzulkan Jokowi

by | Jun 7, 2023

Denny Indrayana | Joko Widodo | Jokowi | Pemilu | Pemilu 2024 | Pilpres 2024 | Politik

FOMOMEDIA – Oleh Denny Indrayana, Presiden Joko Widodo disebut melakukan pelanggaran konstitusi. Ia pun dilaporkan ke DPR untuk dimakzulkan.

Sosok Denny Indrayana kembali membuat heboh publik. Kali ini bukan permasalahan dugaan sistem pemilu, melainkan dugaan pelanggaran konstitusi yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Pakar hukum tata negara tersebut menduga bahwa Jokowi telah melakukan tiga pelanggaran konstitusi. Ia pun membuat surat terbuka yang dilayangkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

“Berikut adalah Surat Terbuka saya kepada Pimpinan DPR untuk memulai proses impeachment (pemecatan) kepada Presiden Jokowi. Saya sampaikan tiga dugaan pelanggaran konstitusi,” tulis keterangan unggahan akun Twitter @dennyindrayana, yang sekaligus terdapat lampiran surat.

BACA JUGA:

Pria kelahiran Kalimantan Selatan, 11 Desember 1972, di dalam surat terbukanya itu, menjelaskan tentang kesaksian seorang tokoh bangsa yang pernah menjadi wakil presiden. Analisis Denny, bahwa Presiden Jokowi sudah sedari awal mendesain hanya ada dua calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang tanpa Anies Baswedan.

Di dalam surat terbuka terbuka itu, Denny menyoroti tentang situasi politik dan hukum kita yang sedang tidak normal. Denny mencontohkan seperti halnya yang dialami oleh Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti, mereka berdua dikriminalisasi lantaran menyampaikan kritik dan pengawasan publiknya.

“Saya berpendapat, Presiden Joko Widodo sudah layak menjalani proses pemeriksaan impeachment (pemakzulan) karena sikap tidak netralnya alias cawe-cawe dalam Pilpres 2024,” tulis Denny.

Di dalam surat terbuka itu Denny juga membuat perbandingan dengan apa yang dialami oleh Richard Nixon, presiden Amerika Serikat yang mundur sebelum dimakzulkan akibat skandal Watergate.

“Yaitu, ketika kantor Partai Demokrat Amerika dibobol untuk memasang alat sadap. Pelanggaran konstitusi yang dilakukan Presiden Jokowi jauh lebih berbahaya sehingga lebih layak dimakzulkan,” lanjutnya.

Dugaan Pelanggaran Jokowi

Dalam surat terbuka yang bertajuk Laporan Dugaan Pelanggaran Impeachment Presiden Joko Widodo tersebut, Denny memberikan tiga poin utama pelanggaran yang diduga dilakukan Jokowi.

Dugaan pelanggaran pertama, Presiden Jokowi menggunakan kekuasaan dan sistem hukum untuk menghalangi Anies menjadi capres. Denny mengaku sudah lama mendapatkan informasi bahwa memang ada gerakan sistematis menghalang-halangi Anies.

Salah satu dugaan dari Denny tentang menghalang-halangi itu adalah Anies akan dijerat kasus di KPK. Alhasil, hanya ada dua capres pada Pemilu 2024.

Dugaan pelanggaran kedua, tulis Denny, “Presiden Jokowi membiarkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengganggu kedaulatan Partai Demokrat dan ujungnya pun menyebabkan Anies Baswedan tidak dapat maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024.”

Menurut Denny, tidak mungkin Jokowi tidak tahu-menahu soal manuver Moeldoko di Partai Demokrat karena sudah ada Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung.

Denny menilai tindakan Jokowi yang membiarkan Moeldoko melakukan PK tersebut sama saja menggugat Yasonna Laoly, mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Jokowi dianggap tidak bisa menyelesaikan persoalan antara dua anak buahnya.

Ketiga, Denny menulis, “Presiden Jokowi menggunakan kekuasaan dan sistem hukum untuk menekan pimpinan partai politik dalam menentukan arah koalisi dan pasangan capres-cawapres menuju Pilpres 2024. Berbekal penguasaannya terhadap Pimpinan KPK, yang baru saja diperpanjang masa jabatannya oleh putusan MK, Presiden mengarahkan kasus mana yang dijalankan, dan kasus mana yang dihentikan, termasuk oleh kejaksaan dan kepolisian.”

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] ingat dengan pernyataan Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana pada Juli 2023 lalu mengenai pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi)? Kabar itu kini semakin […]

[…] Denny Indrayana Minta DPR Makzulkan Jokowi […]