Dengan AI Gemini, Google Bard Diprediksi Salip ChatGPT

by | Dec 10, 2023

Google Bard | Kecerdasan Buatan | Teknologi

FOMOMEDIA – Sejak pertama kali diluncurkan, Google Bard hingga saat ini masih berbentuk chatbot biasa. Namun, tahun depan bakal ada gebrakan baru.

Google memang tak mau kalah dalam persaingan kecerdasan buatan (AI/artificial intelligence). Berkat AI baru bernama Gemini, Google Bard kini sudah dianggap lebih baik ketimbang ChatGPT.

Gemini resmi diluncurkan Google pada Rabu (6/12/2023). Menurut The Verge, Gemini adalah tulang punggung dari semua produk AI yang dimiliki oleh Google.

Gemini punya tiga tingkatan: Nano, Pro, dan Ultra. Gemini Nano ditujukan untuk menjalankan kerja-kerja ringan seperti jaringan pada perangkat Android. 

Sementara, versi medium, yaitu Gemini Pro, saat ini sudah menjadi motor bagi Bard. Namun, mulai tahun depan, Google akan menggunakan versi tercanggih, Gemini Ultra, sebagai “bahan baku” dari Bard Advanced.

CEO Google Sundar Pinchai menjelaskan, Bard Advanced—seperti namanya—adalah versi advanced dari yang sekarang ini sudah beredar. Tak cuma bisa memproses teks, Bard Advanced juga sanggup mencerna input berupa audio, video, serta gambar.

“Gemini bisa membuat Bard memahami pertanyaan lebih baik dan menjawab dengan lebih baik pula. Hasil yang ditampilkannya lebih faktual, kualitasnya pun lebih bagus,” ujar Pinchai.

Saat ini, tampilan purwarupa Bard Advanced sudah bisa disaksikan dalam bentuk video demo. Di situ terlihat bagaimana Bard Advanced mampu mengajari penggunanya bagaimana cara membuat pesawat kertas yang sempurna serta mengoreksi PR matematika.

Dua hal itu dilakukan Bard Advanced lewat interaksi non-teks. Artinya, pengguna cukup mengunggah foto, lalu chatbot itu memproses data-data yang disajikan. Inilah yang digadang-gadang bakal jadi keunggulan terbesar Bard Advanced ketimbang ChatGPT. Semua berkat Gemini Ultra.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] buatan (artificial intelligence/AI) bernama ChatGPT semakin berkembang. Kali ini, teknologi yang dikembangkan oleh OpenAI tersebut diklaim mampu […]