Demokrat: Yenny Wahid Tak Cocok jadi Cawapres Anies

by | Aug 11, 2023

Anies Baswedan | Partai Demokrat | Pemilu | Pemilu 2024 | Pilpres 2024 | Politik | Yenny Wahid

FOMOMEDIA – Yenny Wahid dinilai Wasekjen Partai Demokrat tidak cocok jadi cawapres pendamping Anies Baswedan. Padahal, Yenny tak pernah meminta posisi itu.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, secara blak-blakan menilai Yenny Wahid tidak cocok jadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan. Melalui akun Twitter-nya, Jensen menilai putri kedua Gus Dur itu lebih cocok ke koalisi lain.

Menurut Jensen, Koalisi Perubahan yang beranggotakan Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera membutuhkan sosok yang tepat untuk perubahan. Pria kelahiran Dairi, Sumatra Utara, 5 September 1982, itu menilai sosok Yenny belum ideal sebagai cawapres mendampingi Anies.

“Mbak Yenny buat saya bagus. Bahkan lengkap sekali dengan segala atribusi yang melekat dalam diri beliau. Namun untuk posisi cawapres di koalisi perubahan, buat saya beliau tidak pas, tidak cocok. Mungkin cocoknya di koalisi yang lain,” tulis Jensen.

“Karena jika koalisi ini menang, sebagaimana namanya perubahan, banyak hal yang ingin kami ubah. Dan idealnya Cawapres perubahan ini memang yang selama ini wajahnya merepresentasikan hal itu,” lanjutnya. 

Menurut Jensen, Yenny jadi salah satu sosok yang saat ini memiliki hubungan dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM). Ia pun mengatakan jika Yenny masuk ke dalam Koalisi Perubahan, ia tidak akan disukai.

Demi kebaikan bersama, kata Jensen, biarlah yang ikut rezim KIM untuk tetap melanjutkan. Sementara, ia dan Koalisi Perubahan ingin mengusung perubahan.

Jensen pun menegaskan, bahwa sosok yang pantas sebagai cawapres dari Koalisi Perubahan yakni mereka yang merepresentasikan perubahan, bukan dari sosok yang menjadi bagian rezim saat ini.

“Jadi bagi para peminat, jika diri Anda selama ini tidak merepresentasikan perubahan—apalagi jadi bagian dan ikut menikmati rezim ini—saya pribadi berharap Anda cari koalisi lain saja jika mau jadi cawapres,” tulis Jensen.

Tanggapan Yenny Wahid

Zannuba Ariffah Chafsoh atau sohor dengan nama Yenny Wahid menanggapi pernyataan dari Wasekjen Demokrat di atas. Secara menohok Yenny menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menawarkan diri sebagai cawapres Anies Baswedan.

Perempuan kelahiran Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 29 Oktober 1974, itu mengaku hanya merespons adanya lamaran yang datang. Bahkan, dirinya pun mendukung Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju mendampingi Anies.

“Saya gak pernah nyodorin diri jadi cawapres mas Anies lho.. saya cuma merespon lamaran yang datang. Justru saya mendukung mas AHY jadi cawapres Mas Anies,” tulis Yenny melalui akun Twitternya.

“Kalau situ belum apa-apa udah menolak saya, pas bosmu butuh dukungan, saya emoh [tidak mau] lho,” lanjut Yenny.

Kini, sosok cawapres yang bakalan maju mendampingi Anies Baswedan masih jadi tanda tanya. Siapakah sosok itu?

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments