Buku Buatan AI Dijual di Amazon, Ternyata Jiplak Karya Seseorang

by | Aug 11, 2023

Artificial Intelligence | Buku | Internasional | Kriminal | Teknologi

FOMOMEDIA – Penulis Jane Friedman kaget karena dia tiba-tiba punya buku “baru”. Ternyata, buku “karya” Friedman itu buku buatan AI.

Penulis Jane Friedman mengaku bukunya telah dibajak dan dijual di Amazon. Menurutnya, teknologi AI berperan dalam membajak buku-buku itu.

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kembali menunjukkan ancamannya di sektor industri kreatif. Kali ini, secara tak bertanggung jawab seseorang menggunakan AI untuk membuat buku dan menjualnya di Amazon.

Parahnya, buku yang ditulis oleh AI itu memakai salah satu penulis sohor asal Amerika Serikat, Jane Friedman. Buku-buku yang dijual mengatasnamakan Friedman tersebut juga terdaftar di situs ulasan Goodreads yang notabene milik Amazon.

“Rasanya seperti pelanggaran, karena bahannya benar-benar berkualitas rendah dengan nama saya di atasnya,” kata Friedman, dikutip dari The Guardian.

Buku yang ditulis oleh AI itu meniru karya orisinal dari Friedman. Mulai dari judul hingga bagian dalam isi buku hampir sama.

Peristiwa pelanggaran yang dilakukan dengan bantuan AI itu diketahui Friedman setelah ia mendapatkan ulasan tentang karya terbarunya via email dari pembaca pada Minggu (6/8/2023) lalu. Ia pun merasa aneh lantaran terakhir kali menulis buku baru pada tahun 2018.

“Pembaca mengindikasikan dia berpikir mungkin saya tidak mengizinkan buku-buku itu dan mengirimi saya dua di antaranya. Kemudian saya beralih ke Goodreads, dan saya melihat bahwa tidak hanya ada dua buku yang ditulis. Ada setengah lusin buku yang dijual atas nama saya yang tidak saya tulis atau terbitkan,” kata Friedman, dikutip dari The Daily Beast.

Tanggapan Amazon

Friedman yang tak terima namanya dicatut dan karyanya dijiplak oleh AI, kemudian melaporkan judul buku-buku itu ke Amazon. Namun, setelah laporan yang ia buat, ia justru mendapatkan perlawanan dari Amazon.

Oleh pihak Amazon, penulis yang berbasis di Ohio itu dimintai daftar terperinci tentang kekhawatirannya. Friedman pun kemudian meminta supaya Amazon menghapus judul buku-buku itu.

Adapun, pihak Amazon ternyata tidak mengetahui bahwa buku yang mereka jual merupakan hasil tulisan AI dan mengatasnamakan Friedman.

“Harap berikan kami nomor pendaftaran merek dagang apa pun yang terkait dengan klaim Anda,” tanggapan Amazon, dikutip dari janefriedman.com.

Menyitat laporan The Guardian, Amazon mengaku memiliki pedoman konten jelas untuk mendaftarkan produk yang akan dijual di platform mereka.

“Kami memiliki pedoman konten yang jelas yang mengatur buku mana yang dapat didaftarkan untuk dijual dan segera menyelidiki buku apa pun ketika ada kekhawatiran. Kami menyambut umpan balik penulis dan bekerja secara langsung dengan penulis untuk mengatasi masalah apa pun yang diangkat,” kata juru bicara Amazon, dikutip dari The Guardian.

Ancaman bagi Penulis Lain

Kasus pembajakan buku yang dilakukan oleh AI itu bisa rawan terjadi kepada siapa saja. Selain para penulis skenario Hollywood yang sudah melakukan mogok kerja, AI juga jadi ancaman penulis-penulis di bidang lain.

Kasus yang menimpa Friedman saat ini memang sedang diselidiki. Namun, bukan tidak mungkin kasus-kasus serupa bisa terjadi lagi.

Menurut Friedman, ia khawatir kasus serupa yang menimpa dirinya terjadi pada penulis lain. Untungnya, Friedman punya privilese lantaran punya beberapa buku dan aktif berjejaring di dunia penerbitan.

“Saya yakin kasus itu tidak sedikit karena visibilitas dan reputasi saya di komunitas penulisan dan penerbitan. Apa yang akan dilakukan penulis dengan profil lebih kecil jika hal ini terjadi pada mereka?” kata Friedman.

Dengan adanya kasus tersebut tentu menjadi peringatan, bahwa AI bisa menjadi ancaman bagi setiap penulis.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments