Bos Kartel Narkoba Ekuador Dikubur Bareng Senjata buat Hadapi Siksa Kubur

by | Sep 25, 2023

Ekuador | Internasional | Kriminal

FOMOMEDIA – El Fatal dan putrinya mati ditembak. Pemimpin kartel narkoba Ekuador itu dimakamkan dengan ratusan pistol, senapan, dan senjata lain.

13 September 2023 menjadi Rabu terakhir dalam hidup Julian Sevillano (39) dan putrinya (21). Hari itu, mereka pergi mencuci mobil di pusat kota Mocache. Di luar tempat pencucian mobil, para penyergap mendatangi ayah-anak itu dan melepaskan hujan peluru.

Menerima lusinan luka tembak, pemimpin kartel narkoba Los Fatales itu tewas di tempat. Putrinya sempat dilarikan ke rumah sakit tetapi tetap tak tertolong.

Keesokan harinya, Kamis 14 September 2023, pihak keluarga mengadakan pemakaman besar-besaran untuk sang gembong narkoba dan putrinya. Upacara pemakaman itu terdokumentasikan dalam foto yang lekas viral di internet.

Di dalam peti matinya, jasad Sevillano tertimbun oleh ratusan senjata api, laras panjang maupun laras pendek. Alasannya seperti dalam novel-novel realisme magis Amerika Latin: agar bersenjata lengkap di alam kubur sehingga bisa melindungi diri.

“Ia pergi ke dunia lain dengan terlindungi,” komentar seorang pelayat.

Balas Dendam?

Ketika terjadi pembunuhan, biasanya polisi akan membawa jasad korban ke kantor koroner untuk diperiksa. Namun, kerabat Sevillano tak membiarkan itu terjadi. Mereka segera memindahkan jenazah sang gembong dari lokasi kejadian. Alhasil, pihak berwenang hanya mengumpulkan bukti balistik sebagai petunjuk dari TKP.

Penduduk setempat yakin Sevillano telah diincar sejak lama, karena pelaku mengetahui rutinitas keseharian Sang Pemimpin Los Fatales.

“Sepertinya mereka mengikuti gerak-geriknya, Julián selalu datang untuk mencuci mobil di pagi hari, musuh-musuhnya memanfaatkan hal itu,” kata seorang warga Mocache yang enggan disebutkan namanya kepada El Universo

Penduduk lain mengatakan, para pelaku mengendarai sepeda motor. Namun, mereka berjalan kaki ke tempat cuci mobil agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Otoritas setempat yakin El Fatal dibunuh untuk balas dendam, mengingat mendiang melakukan banyak kejahatan semasa hidupnya. Salah satunya, pada 2005, ia pernah didakwa membunuh wakil Wali Kota Mocache, Bolívar Cordero Candelariz (57), dan putranya, Yogar Cordero Molina (35). Sevillano dipenjara, tetapi dibebaskan hanya dalam beberapa bulan.

Ulah Kartel Lain?

Sevillano mengidentifikasikan dirinya sebagai pemimpin Los Fatales setelah pemimpin Los Choneros sebelumnya, Jose “Fito Macias, dijebloskan ke penjara.

Los Choneros adalah memiliki pengaruh kuat di sistem penjara Ekuador serta jaringan dengan kartel Meksiko dan Kolombia. Di bawah kepemimpinan Sevillano, Las Fatales bersekutu dengan Los Choneros dalam perang antargeng.

Julian Sevillano

Salah satu saingan yang mereka lawan adalah Los Cornejos. Mengalahkannya, berarti menguasai rute perdagangan narkoba di provinsi Manabi dan Los Rios. Karena situasi semacam itu, Los Fatalos mencurigai bahwa bos mereka dibunuh oleh kelompok saingan.

Rumor semacam itu rentan memicu berbagai peristiwa kekerasan. Polisi dan tentara Ekuador tengah mengetatkan keamanan dengan bersiaga di berbagai sektor Mocache. Sementara itu, investigasi untuk menguak pembunuhan Sevillano masih berlangsung.

Penulis: Ageng

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] misi Santa Claus rupanya bukan mengantar hadiah untuk anak baik. Melainkan, menangkap pengedar narkoba. Sebab, pria berkostum merah itu ternyata seorang agen kepolisian yang sedang […]