Bela Palestina, Melissa Barrera Dipecat dari “Scream VII”

by | Nov 22, 2023

Hollywood | Israel | Melissa Barrera | Palestina

FOMOMEDIA – Aktris Melissa Barrera dipecat dari produksi film Scream VII seusai mengunggah dukungannya terhadap Palestina di Instagram.

Melissa Barrera telah dua kali menyukseskan franchise horor slasher paling ikonik di Hollywood, Scream. Setelah empat serinya diproduksi sejak 1996 sampai 2011, Scream tak berlanjut hingga lama. Setelah 11 tahun berlalu, barulah franchise ini direvitalisasi dengan kemunculan film Scream (2022) yang berlanjut ke Scream VI (2023).

Kedua seri terakhir Scream itu menyorot usaha menyelamat diri dua Carpenter bersaudari, yakni Tara Carpenter yang diperankan Jenna Ortega, dan kakaknya, Sam Carpenter, yang diperankan oleh Barrera. Berhasil selama dua kali, keduanya akan muncul lagi untuk kali ketiga dalam Scream VII. Semestinya begitu.

Namun kini, tersiar kabar bahwa Spyglass Entertaintment, rumah produksi yang membidani Scream, telah memecat Barrera dari produksi Scream VII. Alasannya karena Barrera menggunggah dukungan terhadap Palestina di media sosial.

Mengkritik Media Barat

“Aku telah aktif mencari video dan informasi soal pihak Palestina sekira dua minggu terakhir, mengikuti akun-akun di media sosial, dan sebagainya. Kenapa? Karena media Barat hanya menunjukkan sisi mereka,” tulis Barrera pada story Instagram-nya. “Mengapa mereka melakukan itu, kubiarkan kalian menyimpulkan sendiri.”

Memiliki platform dengan jutaan followers, Barrera menyampaikan kritiknya terhadap media Barat yang dinilainya tutup mata. Unggahan itu sekaligus menjadi ajakan tersirat agar orang-orang mau aktif mencari informasi di luar narasi arus utama.

“Laman “Discover”-ku di Instagram hanya akan menunjukkan padaku video-video yang menunjukkan dan membicarakan soal pihak Israel,” lanjut aktris berusia 33 tahun itu. “Sensor itu sangat nyata.”

“Orang-orang Palestina tahu ini, mereka tahu dunia telah mencoba untuk membuat mereka tak tampak selama berpuluh-puluh tahun,” tambah istri dari Paco Zazueta itu, menegaskan posisinya. “Teruslah berbagi,” pungkasnya.

Bukan Kali Pertama

Hollywood Reporter menyebut bahwa itu bukan kali pertama Melissa Barrera menyampaikan dukungan terhadap Palestina. Sejak perang Hamas dan Israel dimulai, aktris berdarah Meksiko itu telah belasan kali membagikan story tentang dukungannya terhadap para korban di Gaza.

“Gaza saat ini diperlakukan seperti kamp konsentrasi. Orang-orang dikumpulkan tanpa akses keluar, tanpa listrik, tanpa air,” tulisnya di story Instagram, pada kesempatan lain.

“Masyarakat tidak belajar apa pun dari sejarah kita (Amerika Serikat). Dan seperti dalam sejarah kita, orang-orang masih diam menyaksikan semua hal terjadi. Ini adalah genosida dan pembersihan etnis.”

Di unggahan lainnya, Barrera sempat menulis: “Begitu kita menyadari apa yang (dan sedang) terjadi di Gaza dan melihatnya sebagaimana adanya, sangat penting untuk memahami: seperti halnya TIDAK semua orang Palestina adalah Hamas, TIDAK semua orang Yahudi adalah pemerintah Israel”.

“Jangan menyalahkan, atau membenci, seluruh kelompok orang karena apa yang dilakukan sebagiannya. Aku mendukung semua yang terjebak dalam baku tembak. Aku berdoa untuk kebebasan dan kedamaian bagi kalian dan keluarga kalian.

Spyglass Entertainment Mendukung Israel

Merespons ramainya kabar pemecatan Barrera, juru bicara Spyglass Entertainment, memberi pernyataan, sebagaimana dikutip The Hollywood Reporter:

“Sikap Spyglass sangat jelas. Kami tidak menoleransi antisemitisme atau hasutan kebencian dalam bentuk apa pun, termasuk referensi palsu terhadap genosida pembersihan etnis, distorsi Holocaust, atau apa pun yang secara terang-terangan melanggar batas dan mejadi ujaran kebencian,”

Sebagai salah satu pemeran utama, peran Barrera terbilang besar dalam film seri tersebut. Aktingnya turun membuat Scream meraup $137,7 juta dari total penayangan di seluruh dunia. Keberhasilan itu berulang pada Scream VI dengan $168,9 juta global box office.

Imbas pemecatan ini, Scream VII harus melakukan banyak penyesuaian. Proses syuting memang masih belum dimulai. Sebab, pengembangan film ini sempat melambat akibat mogok penulis dan aktor yang berlangsung di Hollywood sejak Mei lalu.

Kendati demikian, perubahan ini tetap memberatkan tim produksi. Terlebih, Christopher Landon. Sutradara Happy Death Day (2017) itu sudah memikul beban berat dengan mengambil alih Sream VII dari Radio Silence Production yang sebelumnya sukses menggarap Scream dan Scream VI.

Sang sutradara bukan hanya berurusan dengan perubahan dadakan dalam skala besar, tapi juga boycot dari para penggemar Scream yang mengecam pemecatan tak adil Spyglass Entertainment.

“Ini pernyataanku: 💔 Semuanya menyebalkan. Berhentilah berteriak. Ini bukan aku yang memutuskan.” tulis Landon di akun Twitter-nya.

Penulis: Ageng

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Melissa Barrera dipastikan dipecat dari Scream VII, rekan mainnya, Jenna Ortega, kini dikabarkan tidak akan bergabung dengan produksi film […]