Bandcamp PHK Separuh Karyawan Usai Diakuisisi Songtradr

by | Oct 18, 2023

Bandcamp | Bisnis | Hiburan | Musik | Songtradr

FOMOMEDIA Serikat pekerja Bandcamp United mengajukan tuntutan. Tapi anggota serikat Bandcamp United justru hampir semuanya kena PHK.

Bandcamp, platform distribusi musik dan lokapasar yang telah membantu para musisi di masa sulit, akan mem-PHK separuh karyawannya.

Keputusan itu merupakan imbas dari dijualnya platform tersebut. Layanan lisensi musik Songtradr baru saja mengunci kesepakatan untuk membeli Bandcamp dari Epic Games, perusahaan yang menciptakan Fortnite.

“Selama beberapa tahun terakhir, biaya operasional Bandcamp telah meningkat secara signifikan. Diperlukan beberapa penyesuaian untuk memastikan kesehatan dan keberlanjutan perusahaan agar dapat melayani komunitas seniman dan penggemar,” terang Songtradr dalam pernyataannya, seperti dilansir Rolling Stone, Senin (16/10/2023).

Pekan lalu, saat masih proses negosiasi, Songtradr sudah menyatakan bahwa perusahaan tidak akan memberi penawaran kepada semua staf Bandcamp.

Senin lalu, Songtradr mengonfirmasi bahwa formasi pegawai Bandcamp akan benar-benar dirampingkan. Selain untuk menurunkan biaya operasional, PHK tersebut juga dilakukan karena sebagian fungsi yang dikerjakan separuh karyawan Bandcamp sudah dimiliki oleh Songtradr.

“Setelah evaluasi komprehensif, termasuk pentingnya peran untuk kelancaran operasi bisnis dan fungsi yang sudah ada di Songtradr, 50% karyawan Bandcamp telah menerima tawaran untuk bergabung dengan Songtradr.”

Pertahankan Layanan Lama

Sejak dibangun pada 2007, Bandcamp telah menjadi platform penting yang mendukung musisi independen. Saat bisnis musik dimonopoli oleh layanan streaming macam Spotify dan Apple Music, dengan kebijakan yang tidak menguntungkan musisi independen, Bandcamp hadir sebagai platform alternatif yang lebih berpihak pada musisi.

Bandcamp menyediakan marketplace yang memberi kendali pada musisi dan label akan bagaimana musik dan merchandise mereka dipasarkan. Dibanding kompetitornya, bagi hasil keuntungan Bandcamp terbilang lebih besar karena hanya mengambil potongan 10-15 persen.

Bahkan pada 2020, untuk memberi dukungan nyata pada para musisi di masa pandemi, muncul program “Bandcamp Friday”. Selama beberapa bulan, pada setiap Jumat di minggu pertama, seluruh transaksi antara musisi dan penggemarnya akan disalurkan 100% kepada musisi tanpa potongan. Perusahaan bener-benar melepas bagian pendapatan mereka dari hasil penjualan.

Dari sembilan kali penyelenggaraan pada 2020, “Bandcamp Friday” berhasil mengumpulkan hingga 40 juta dolar. Program ini sangat membantu para musisi di masa pandemi. Sejak itu, “Bandcamp Friday” menjadi sangat populer dan berlanjut setiap tahunnya.

Tangkapan layar laman situsweb Bandcamp.

Bandcamp juga memfasilitasi penggemar dengan “Bandcamp Daily“, wadah untuk mengulas rilisan dan membuat rekomendasi yang dikurasi oleh manusia alih-alih algoritma.

Ke depannya, akan ada berbagai penyesuaian di internal Bandcamp. Akan tetapi, Songtradr, selaku perusahaan payung baru, menegaskan bahwa layanan terbaik Bandcamp akan tetap berlanjut.

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan layanan Bandcamp yang sudah ada dan disukai penggemar maupun musisi, termasuk bagi hasil dengan musisi, ‘Bandcamp Fridays’, dan ‘Bandcamp Daily’,” jelas Songtradr.

Upaya Serikat Pekerja

Pada Maret 2022, Bandcamp dibeli oleh Epic Games. Saat itu, para penggemar sebetulnya sudah mengantisipasi adanya perubahan.

Tak ada perubahan dalam setahun ini, tapi para pegawai Bandcamp melakukan apa yang belakangan dilakukan banyak pekerja kreatif di bidang teknologi, media, nirlaba, dan industri kerah putih lainnya: Mereka membangun serikat.

Bandcamp United menjadi serikat pekerja pertama untuk platform streaming musik. Bandcamp United terdiri dari para desainer, jurnalis, staf pendukung, insinyur, dan banyak lagi.

“Banyak dari kita bekerja di Bandcamp karena kami setuju dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi perusahaan untuk seniman: upah yang adil, kebijakan yang transparan, dan menggunakan kekuatan sosial perusahaan untuk mengangkat komunitas yang terpinggirkan,” kata Cami Ramirez-Arau, yang telah sudah dua tahun bekerja sebagai Support Specialist di Bandcamp. “Kami telah mengorganisir serikat pekerja untuk memastikan bahwa Bandcamp memperlakukan pekerja mereka dengan nilai-nilai yang sama. ”

Pada akhir September 2023 lalu, Epic Games mengumumkan bahwa mereka akan menjual Bandcamp ke Songtradr, platform yang memungkinkan musisi dan publisis untuk mengunggah musik yang akan bisa dilisensikan oleh entitas komersial dan konten kreator. Perusahaan ini bernilai 300 juta dolar dan pada Maret ini telah mengakuisisi kompetitornya di Inggris, 7digital, dengan banderol 23,4 juta dolar.

PHK bagi Anggota Serikat

Saat Epic Games dan Songtradr bernegosiasi, serikat Bandcamp United lekas menyampaikan tuntutan. Songtradr diminta memberi “tawaran pekerjaan bagi seluruh pegawai” dan “tawaran pesangon sukarela yang jelas konsisten”.

Bandcamp United berhasil membuat Songtradr mengakui keberadaan serikat. Namun, Songtradr tetap tak memenuhi permintaan untuk mempekerjakan seluruh pegawai Bandcamp. Hanya 50% pegawai yang mendapatkan tawaran pekerjaan.

Kabar yang paling tak mengenakan bagi Bandcamp United adalah, dari separuh karyawan yang di-PHK, 40 tergabung dalam serikat yang hanya terdiri dari 67 orang itu. Bahkan, tak seorang pun yang ikut dalam tim perundingan dipertahankan oleh perusahaan. 

“Kami memilih anggota tim perundingan sebagai orang-orang yang kami paling percayai di serikat untuk mengadvokasi kami. Mereka karyawan yang sangat berbakat sekaligus teman yang penuh kasih, dan kami sangat sedih melihat upaya mereka terhenti,” ujar Ava Mizadegan, dari tim vinyl.

Kini, para penggemar menanti akan jadi seperti apa Bandcamp nantinya tanpa sebagian besar pegawainya yang benar-benar memperjuangkan keberpihakan perusahaan pada musisi dan pekerja kreatif lain.

Penulis: Ageng

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments