Selain Blink-182, 5 Band Pop-Punk Ini Juga Punya Single Anyar

by | Sep 30, 2023

Hibutan | Musik | Pop-Punk

FOMOMEDIA – Dari Sum 41 sampai Neck Deep, semua merilis single baru. Akhir September 2023 pun begitu menyenangkan bagi para penggemar pop-punk.

Blink-182 formasi terbaik sebetulnya sudah resmi comeback sejak tahun lalu. Akan tetapi, bisa dibilang, baru akhir September 2023 ini mereka betul-betul menyita perhatian secara luas. Dirilisnya single “One More Time”, yang disertai video musik bernuansa nostalgia, membuat Blink-182 menjadi buah bibir.

“One More Time” merupakan surat cinta dari Blink-182 untuk persahabatan ketiga personel serta untuk para fans yang sudah menemani perjalanan band selama lebih dari dua dekade. Refleksi Mark Hoppus, Tom DeLonge, dan Travis Barker dalam lagu itu memang begitu powerful. Bahkan, Hoppus sendiri memasukkan nomor tersebut ke dalam Mount Rushmore lagu terbaik Blink-182.

Namun, Blink-182 bukan satu-satunya band pop-punk raksasa yang meramaikan dunia pop-punk belakangan ini. Siapa saja mereka? Simak di bawah ini. Let’s go!

1. Sum 41 – “Landmines”

Mei lalu, Sum 41 mengumumkan bahwa mereka bakal bubar setelah menjalani tur dunia dan merilis album terakhir. Album terakhir Deryck Whibley dkk. itu sendiri rencananya akan dilepas dalam bentuk double album dengan tajuk Heaven :x: Hell.

Rabu (27/9/2023), Sum 41 akhirnya melepas satu single yang rencananya akan dimasukkan ke dalam sisi Heaven dari album Heaven :x: Hell tersebut. Single berjudul “Landmines” itu pun disertai video musik yang dijamin bakal membawa para pendengar ke awal 2000-an, di mana skateboarding masih punya banyak tempat di media arus utama.

2. MXPX – “When We Broke Through”

MXPX boleh jadi merupakan salah satu band pop-punk veteran paling produktif. Produktivitas itu kembali mereka tunjukkan dengan merilis video klip lagu “When We Broke Through” pada 25 September lalu.

“When We Broke Through” sendiri merupakan bagian dari album Find A Way Home yang dilepas ke pasaran pada 25 Agustus. Ini merupakan single kedua Mike Herrera cs. dari album tersebut setelah “Stay Up All Night”.

3. Taking Back Sunday – “Amphetamine Smiles”

Tak lama lagi Taking Back Sunday akan merilis album baru berjudul “152” dan sejauh ini, dengan dua single yang sudah dirilis—”The One” dan “S’old”, mereka menulis sebuah cerita bersambung.

“152” diambil dari nama jalan yang kerap jadi tempat pertemuan personel Taking Back Sunday ketika muda dulu. Dan “Amphetamine Smiles” adalah lanjutan perjalanan mereka setelah “The One” dan “S’old” menuju jalan 152 itu tadi.

Namun, dalam video klip “Amphetamine Smiles”, para personel Taking Back Sunday tampak belum tiba di tujuan. Mereka justru tampak bersantai di pantai pada akhir video. Apakah sebelum “152” dirilis nanti mereka bakal mengeluarkan satu single lagi? Kita tunggu.

4. All Time Low ft. Avril Lavigne – “Fake as Hell”

Di antara semua nama yang disebut dalam artikel ini, hanya All Time Low dan Avril Lavigne yang tidak menyertakan video musik khusus untuk lagu barunya, “Fake as Hell”. Meski begitu, bukan berarti lagu ini tidak layak untuk disimak.

Lagu ini sendiri merupakan lagu putus cinta khas pop-punk. “Three chances, should’ve seen the warning. For what it’s worth, I wish you well. Yeah, it’s been real, you’re fake as hell,” begitu lantun Alex Gaskarth dan Lavigne dalam “Fake as Hell”.

5. Neck Deep – It Won’t Be Like This Forever

Neck Deep memang band termuda dalam daftar ini. Akan tetapi, bisa dikatakan, mereka adalah band pop-punk terbesar di generasinya, terutama sejak The Story So Far menghilang entah ke mana.

Band asal Inggris ini juga terbilang produktif. Empat album penuh, empat album mini, satu album split, dan satu album kompilasi dalam sebelas tahun adalah bukti produktivitas mereka.

Sebetulnya belum ada tanda-tanda konkret akan keberadaan album baru dari Neck Deep. Namun, tahun ini, mereka sudah merilis tiga single. Yang terbaru adalah “It Won’t Be Like This Forever” yang diluncurkan Rabu (28/9).

Penulis: Yoga

Editor: Elin

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] musik Sum 41 dikabarkan bakal menggelar konser perpisahan di Indonesia. Band pop-punk asal Kanada itu mengadakan konser sebanyak dua kali di dua kota berbeda, yakni Jakarta dan […]

[…] anggota band yang tersisa pun terpecah dan membentuk grup musik bernama Audioslave dengan penyanyi utama Chris […]