Ayah Luis Diaz Masih Disandera, Penculik Salahkan Pemerintah Kolombia

by | Nov 7, 2023

Internasional | Kolombia | Kriminal | Luis Diaz | Sepak Bola

FOMOMEDIA – Setelah diculik lebih dari seminggu, ayah pemain Liverpool Luis Diaz belum kunjung dilepaskan. Kelompok penculik mengajukan syarat.

Tim sepak bola Luton Town hanya berjarak belasan menit dari kemenangan atas Liverpool, setelah Tahith Chong mencetak gol di menit ke-80. Dalam kondisi tertinggal 0-1, Luis Diaz lantas diturunkan dari bangku cadangan Liverpool. Itu kali pertama ia menginjakkan lapangan sejak absen karena orang tuanya diculik oleh kelompok bersenjata api—ibunya sudah bebas, namun sang ayah masih disandera.

Sebelumnya, bos Liverpool Jurgen Klopp mengaku bahwa memanggil Diaz kembali ke dalam skuad, di tengah kasus penculikan yang belum selesai, “sangatlah emosional”. Namun dari sudut pandang klub, itu keputusan terbaik.

Sebab, kehadiran Diaz pada Minggu, 5 November 2023 itu menyelamatkan Liverpool dari kekalahan. Dengan sundulannya, pemain sayap kiri itu berhasil mengonversi umpan lambung dari Harvey Elliot di menit ke-90+5 menjadi gol.

Momen berikutnya, tak lain, emosional. Sebagai selebrasi, sang pencetak gol mengangkat jerseinya, memperlihatkan kaos dalam yang disablon dengan tulisan Libertad para Papa, ‘Kebebasan untuk Ayah’.

Para pemain, pelatih, hingga Klopp sendiri memberi pelukan untuk menguatkan sang pahlawan pertandingan.

Memohon Pembebasan Secepatnya

Sesuai pertandingan, Diaz mengunggah teks pernyataan ke Instagram. Tertulis di situ, “Aku memohon pada ELN untuk segera membebaskan ayahku, dan aku memohon pada organisasi internasional agar bekerja sama untuk kebebasannya.”

Pada kamis (2/11) lalu, Pemerintah Kolombia merelaporkan bahwa Ejército de Liberación Nacional (Tentara Pembebasan Nasional), disingkat ELN, bertanggung jawab atas penculikan orangtua Diaz. Kelompok gerilyawan itu sudah berkonflik dengan pemerintah Kolombia selama enam dekade.

“Setiap detik, setiap menit, penderitaan kami bertambah,” lanjut tulisan pada unggahan Diaz. “Ibuku, saudara laki-lakiku, dan aku putus asa, tertekan, dan tidak ada kata-kata untuk menggambarkan apa yang kami rasakan. Penderitaan ini hanya akan berakhir ketika kami membawanya kembali ke rumah.”

“Kumohon kalian segera membebaskannya, menghormati integritasnya, dan mengakhiri penantian menyakitkan ini sesegera mungkin. Atas nama cinta dan kasih sayang, kami meminta kalian mempertimbangkan kembali tindakan dan mengizinkan kami memulangkannya.”

Salahkan Pemerintah Kolombia

ELN merilis pernyataan yang menyebut bahwa mereka telah menjanjikan kebebasan sang ayah kepada Diaz. Namun, pelepasan sang sandera lebih lama dari yang diperkirakan karena pihak pemerintah mempersulit keadaan.

“Pada 2 November, kami telah memberi tahu negara akan keputusan untuk melepaskan Tuan Luis Manuel Diaz, ayah dari pemain sepak bola Luis Diaz,” tulis sebuah pernyataan yang ditandatangi oleh Komandan Jose Manuel Martinet Quiroz, pemimpin unit pasukan gerilya ELN, dilansir The Guardian.

“Sejak hari itu, kami memulai proses untuk mencapai hal ini sesegera mungkin. Kami melakukan upaya untuk menghindari insiden dengan pasukan pemerintah. Area masih dimiliterisasi, mereka menyisir dari langit, mengerahkan pasukan, menyiarkan, dan menawarkan imbalan sebagai bagian dari operasi yang intens.”

“Situasi ini membuat pembebasan dengan cepat dan aman, di mana Luis Manuel Díaz tidak berada dalam risiko, jadi tidak memungkinkan. Jika operasi terus dilakukan di wilayah tersebut, pelepasannya akan tertunda dan risikonya akan meningkat.”

Kelompok tersebut mensyaratkan jaminan keamanan bagi mereka agar pelepasan sandera bisa dilakukan.

“Kami memahami penderitaan keluarga Díaz-Marulanda, yang kepadanya kami mengatakan akan menepati janji untuk membebaskan ayahnya secara sepihak, segera setelah kami memiliki jaminan keamanan untuk pengembangkan operasi pembebasan.”

Penulis: Ageng

Editor: Yoga

Ilustrator: Salsa

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments