AS Akan Pasok Rudal Jarak Jauh Ukraina

by | Sep 25, 2023

Amerika Serikat | Internasional | Rusia | Senjata | Ukraina

FOMOMEDIA – Ukraina akhirnya mendapatkan pasokan rudal jarak jauh dari AS. Persetujuan tersebut menyusul usai Moskow dan Pyongyang menjalin kerja sama pada pertengahan September lalu.

Salah satu negara yang membantu pertahanan Ukraina dari gempuran Rusia adalah Amerika Serikat (AS). Peran negara tersebut sangat penting sejak pertama kali Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022.

Setelah kesepakatan memasok persenjataan pada Mei 2023 lalu, kini AS Joe Biden akhirnya kembali mengirim amunisi baru untuk Ukraina. Presiden AS Joe Biden telah menyetujui permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengirimkan sistem rudal taktis militer jarak jauh (the army tactical missile system/ATACMS).

Keberadaan jenis senjata jarak jauh itu pun dianggap penting bagi Kyiv untuk menarget logistik militer Rusia. Apalagi, hingga dewasa ini invasi Rusia ke negara tersebut belum berakhir dan masih berlangsung sengit.

Menurut laporan The Guardian, kesepakatan AS dan Ukraina tersebut terjadi ketika Biden bertemu dengan Zelensky secara pribadi. Permintaan ATACMS tersebut sebelumnya telah berlangsung selama berbulan-bulan. Namun, waktu itu para pejabat AS enggan menerima permintaan Zelensky lantaran persediaan di negara mereka terbatas.

Selain itu, mengapa ATACMS tidak diberikan dari dahulu, juga ada kekhawatiran Rusia akan menuduh Washington campur tangan. Oleh sebab itu, pemerintahan Biden sangat berhati-hati tidak mengambil keputusan itu.

Ukraina sendiri juga berkomitmen untuk tidak menarget wilayah Rusia dengan senjata tersebut. Mereka hanya akan menggunakan ATACMS di beberapa titik lokasi yang diizinkan.

Sementara, persetujuan Biden memasok jenis senjata itu kemungkinan besar juga ada kaitannya dengan kunjungan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang bertemu Vladimir Putin, Rabu (13/9/2023) lalu.

Pertemuan yang diadakan di Vostochny, pangkalan luar angkasa Rusia, tersebut adalah untuk membahas perjanjian bilateral. Salah satunya kebutuhan Negara Beruang Merah itu akan pasokan senjata dalam invasinya di Ukraina.

AS Pemasok Senjata Terbesar

Dalam laporan The Guardian, Zelensky tidak mengaku jenis senjata apa saja yang dimintanya dari Biden. Namun, salah satu fakta menariknya adalah bahwa AS menjadi negara pemasok utama Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia.

“Kami sedang mendiskusikan semua jenis senjata-senjata jarak jauh dan artileri, peluru dengan kaliber 155 milimeter, lalu sistem pertahanan udara,” kata Zelensky, dikutip dari The Guardian.

Sementara itu, ATACMS yang berhasil disetujui untuk dikirimkan ke Kyiv tersebut merupakan jenis senjata paling baru. Kini, Ukraina pun memiliki persenjataan seperti tank hingga pertahanan rudal yang memadai.

Apa itu ATACMS?

ATACMS jadi salah satu sistem rudal yang dikendalikan dan ditembakan dari jarak jauh. Senjata tersebut merupakan buatan dari Lockheed Martin, salah satu pabrik senjata terbesar di dunia. 

“ATACMS adalah peluru kendali jarak jauh yang memberikan komandan operasional senjata langsung untuk memenangkan pertempuran sengit. Setiap rudal ATACMS dikemas dalam pod peluncuran mirip MLRS dan ditembakkan dari Peluncur MLRS,” tulis keterangan Lockheed Martin.

https://twitter.com/noclador/status/1705184812485525732

Menurut perusahaan yang berbasis di Maryland, AS tersebut, ATACMS mampu menjangkau jarak 190 mil atau setara 300 kilometer. Dengan jarak tersebut, ATACMS mampu menghancurkan markas komando, gudang senjata, hingga jalur kereta api.

Dengan menggunakan bantuan Global Positioning System, ATACMS mampu mengenai target dengan akurat.

“ATACMS adalah sistem senjata artileri permukaan ke permukaan konvensional yang mampu menyerang sasaran jauh di luar jangkauan meriam, roket, dan rudal Angkatan Darat lainnya yang ada. Rudal ATACMS ditembakkan dari platform senjata MLRS M270 dan M270A1,” lanjut Lockheed Martin.

Dalam beberapa kasus, ATACMS pernah digunakan ketika melakukan Operasi Badai Gurun. Dan, hasilnya sangat sukses.

Penulis: Sunardi

Editor: Yoga

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Ukraina masih menjadi salah satu sorotan utama dunia. Sejak memulai serangan pada 24 Februari 2022, Rusia telah membuat Ukraina keteteran. Presiden Volodymyr Zelensky pun meminta bantuan negara-negara […]