Ada Anies di Jakarta, Kang Emil Realistis Maju di Pilgub Jabar

by | Jun 11, 2024

Anies Baswedan | Politik | Ridwan Kamil
pilgub jabar

FOMOMEDIARidwan Kamil masuk dalam bursa calon gubernur Jakarta. Namun, ia lebih baik fokus ke Pilgub Jabar jika Anies maju.

Nama Ridwan Kamil muncul dalam bursa calon gubernur di dua provinsi, yakni Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). Mantan Gubernur Jabar tersebut mengantongi dua surat tugas sekaligus dari Ketua Umum Partai Golkar untuk ikut Pilgub Jakarta maupun di Jabar.

Dua tiket itu tampaknya makin memudahkan pria yang akrab disapa Kang Emil itu. Namun, pengamat menilai bahwa Kang Emil harus memilih satu provinsi. Apalagi, jika Anies Baswedan bakal maju di ibu kota.

Hal tersebut disampaikan oleh pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Menurutnya, Ridwan Kamil lebih realistis maju di Pilgub Jabar dibandingkan Pilgub Jakarta.

“Kalau [Ridwan Kamil] pindah ke Jakarta, harus bekerja keras. Apalagi kalau Anies Baswedan bisa maju,” kata Adi, dinukil dari Tempo.

Menurut Adi, Kang Emil bakal lebih mudah menang jika kembali maju di Pilgub Jabar. Apalagi, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya selama menjabat sebagai gubernur Jabar 2018-2023 masih di angka sekitar 80 persen.

“Dengan basis massa di Jabar dan tingkat kepuasan kinerja yang sangat tinggi, membuat bakal calon lain yang muncul di Pilkada Jabar hampir tidak memiliki peluang untuk menang,” ujar Adi.

Dari data statistik popularitas, Kang Emil juga dianggap bakal menang dan mudah menghadapi beberapa nama yang muncul di kontestasi Pilkada Jabar. Beberapa nama yang sudah muncul, seperti Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar, Bima Arya, hingga Desi Ratnasari.

BACA JUGA:

Anies Berpeluang Diusung PDIP

Nama Anies Baswedan beberapa hari terakhir ramai jadi perbincangan lantaran dianggap bakal maju lagi di Pilkada Jakarta 2024. Bukan dari NasDem, melainkan PDIP yang tertarik untuk menduetkan Anies bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama alias BTP.

Anies masuk radar PDIP lantaran Puan Maharani menyampaikan bahwa Anies menarik. Ucapan tersebut langsung menjadi isu politik menggegerkan banyak pihak.

Meski demikian, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto tidak banyak menanggapi wacana mengenai duet Anies-BTP. Saat ini, menurutnya, PDIP masih fokus menjalin komunikasi politik dengan semua partai jelang Pilkada 2024.

Beberapa partai yang sedang berkomunikasi dengan PDIP, seperti Partai Gerindra, Partai Golkar, PKB, Partai Hanura, Perindo, PPP, PAN, hingga PKS.

“Ada Pak Said Abdullah, Pak Ahmad Basarah yang kemudian secara intens membangun komunikasi. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga beberapa wilayah yang lain,” kata Hasto, dikutip dari Tempo.

Selain nama Anies, Hasto menyebut bahwa di internal PDIP sendiri masih banyak nama yang kompeten untuk memimpin Jakarta.

“Kami tidak kehilangan tokoh-tokoh yang telah dipersiapkan oleh partai. Kami punya sekolah partai sehingga kami punya begitu banyak tokoh yang siap ditugaskan,” lanjut Hasto.

Jika Anies tidak akan diusung PDIP, maka beberapa partai lain bakal mempertimbangkan, termasuk NasDem dan PKS. Dengan demikian, peluang Anies untuk maju lagi di Pilkada Jakarta masih terbuka.

Sejauh ini, peta politik terkait pilkada di ibu kota masih belum pasti. Tarik ulur calon yang bakal diusung masih sangat mungkin terjadi.

Penulis: Sunardi

Editor: Safar

Ilustrator: Vito

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

[…] Ada Anies di Jakarta, Kang Emil Realistis Maju di Pilgub Jabar […]

[…] Ada Anies di Jakarta, Kang Emil Realistis Maju di Pilgub Jabar […]